HUT RI ke 73

Warga Bendan Duwur Semarang Bangun Kampung Pahlawan

Warga RT 01 RW 02 Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, memiliki inisiatif tersendiri dalam memeriahkan HUT RI ke-73.

Warga Bendan Duwur Semarang Bangun Kampung Pahlawan
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Warga RT 01 RW 02 Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur mengubah kampungnya menjadi Kampung Pahlawan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Warga RT 01 RW 02 Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, memiliki inisiatif tersendiri dalam memeriahkan HUT RI ke-73.

Mereka menghias kampungnya dengan memasang gambar-gambar pahlawan. Gambar tersebut terpampang di sepanjang gang Talang Sendang I dan gang Talang Sendang II.

Ada gambar-gambar pahlawan revolusi, pahlawan nasional, hingga presiden-presiden indonesia terdahulu.

"Kami kumpulkan gambar-gambar kami print dalam bentuk MMT sepanjang 30 meter yang kami pasang di dua gang," tutur Muhammad Kharis, Pengurus RT 01 RW 02, Kamis (16/8). 

Tidak hanya dipasang gambar, beberapa sudut juga terdapat lukisan pahlawan dan juga pernak-pernik ala kemerdekaan seperti botol minuman yang dicat merah putih, bola mainan yang gantung disepanjang jalan, dan lampu warna-warni. Mereka memberi nama kampungnya sebagai Kampung Pahlawan.

Kharis mengatakan konsep kampung pahlawan ini merupakan ide dari warga sendiri sebagai bentuk partisipasi warga untuk memeriahkan kemerdekaan.

"Memperjuangkan kemerdekaan itu kan tidak mudah, ini bentuk penghargaan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan untuk negara ini," tuturnya.

Selain itu, dia menuturkan hal ini juga mengajarkan generasi muda untuk mengenal pahlawan."Yang saya ketahui anak-anak usia SD sampai SMA pada tidak tahu pahlawan-pahlawan," ucapnya.

Dikatakan, persiapan pembuatan Kampung Pahlawan dimulai dari awal Juni 2018. Para warga mempersiapkan jauh-jauh hari karena pada tanggal 7 Agustus lalu, pihak kecamatan Gajahmungkur meminta kampungnya diikutkan lomba swadaya dan gotong royong.

"Kami mempersiapkan properti sedini mungkin. Kami kumpulkan botol bekas, membuat MMT, mengecat dan melukis tembok, dan lain-lain. Ini semua kreativitas warga," ungkapnya.

Mengenai biaya pembuatan Kampung Pahlawan, dia mengatakan berasal dari swadaya masyarakat tanpa ada bantuan dari kelurahan maupun kecamatan. "habisnya berapa saya tahu, yang penting misi kami melaksanakan peringatan HUT RI," ucapnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved