Video Puluhan Siswa SMP Terus Kesurupan Massal Seusai Menari di Tanah Lot Bali

Pascapagelaran tarian kolosal Rejang Sandat Ratu Segara di Tanah Lot, Sabtu (18/8/2018), puluhan siswa SMP di Tabanan Bali, histeris

TRIBUNJATENG.COM, BALI - Pascapagelaran tarian kolosal Rejang Sandat Ratu Segara di Tanah Lot, Sabtu (18/8/2018), puluhan siswa SMP di Tabanan Bali, histeris bahkan disebut mengalami kesurupan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 Wita, sejumlah 1.800 penari Rejang Sandat Ratu Segara menari di Pantai Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

Mereka menari diiringi lantunan gamelan.

Menurut pantauan Tribun-Bali.com, 11 menit usai menari, ratusan siswa tampak kerasukan sehingga pemangku memercikan tirta untuk menenangkannya.

Namun, pada Senin (20/8/2018), kesurupan kembali terjadi di SMPN 3 Selemadeg Timur, Tabanan.

Kepala Sekolah SMPN 3 Selemadeg Timur Putu Arka Bujangga mengatakan, ada 7 siswi yang kesurupan.

"Yang ikut 25 siswi, tapi yang kerauhan (kesurupan) 7 siswi. Tapi 7 siswi ini malah kesurupan kembali ketika berada di sekolah. Seketika berteriak histeris saat sembahyang di pura sekolah," katanya.

Kondisi ini membuat pihak sekolah khawatir sehingga memutuskan untuk ngaturing guru piduka sebagai simbol pepamit di Pura Luhur Tanah Lot.

Sementara itu, Selasa (21/8/2018), sekitar 20 siswi SMPN 4 Kediri mengalami kesurupan di sekolahnya.

Ni Ketut Sudarmi, salah satu orangtua siswi SMP tersebut mengatakan anaknya mengalami kesurupan di sekolah.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved