Hampir Selesai, Bendungan Logung akan Diisi Air Musim Hujan Tahun Ini

Progres Bendungan Logung sampai akhir Agustus 2018 diperkirakan mencapai 90.43 persen, musim hujan akan diisi air

Hampir Selesai, Bendungan Logung akan Diisi Air Musim Hujan Tahun Ini
TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI
Bendungan Logung di Kudus hampir selesai. Rencananya musim hujan 2018 akan mulai diisi air 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Progres pembangunan Bendungan Logung sampai akhir Agustus 2018 diperkirakan mencapai 90.43 persen. Capaian itu akan melebih target yang ditentukan, yaitu 88.53 persen.

"Dari rencana, ada deviasi dari progres yang direncanakan sekitar 1.90 persen," kata Pengawas Pembangunan Bendungan Logung, Dorlanda Sinaga, Minggu (26/8/2018).

Saat ini, kata dia, tengah dilakukan pengerjaan bangunan pelimpah atau spillway, gardu pandang, dinding penahan tebing, penataan kawasan, gerbang gapura, serta saluran pengelak.

Dorlanda mengatakan, jika sesuai target, bulan Oktober 2018 Bendungan Logung sudah bisa berfungsi. Sebab saat itu sudah turun hujan. Sementara pengisian air akan dimulai pada saat musim penghujan. Diperkirakan bulan Oktober 2018 waktu masa penghujan area genangan sudah mulai terisi air.

"Mungkin Oktober sudah mulai hujan. Sudah mulai pengisian air genangan. Untuk pengisian air, tidak cukup mesti musim hujan," katanya.

Rencananya, peresmian bendungan akan dilakukan antara Oktober hingga November 2018. Namun, katanya, saat itu masih ada pengerjaan, misalnya akses jalan dan fasilitas lainnya.

Proyek strategis nasional senilai Rp 584.9 miliar ini juga dilengkapi fasilitas rumah dinas. Saat ini pembangunannya hampir selesai.

"Ada juga pipa saluran berdiameter 1.200 sentimeter. Ini sudah sampai tahap akhir. Nantinya akan digunakan sebagai saluran irigasi," kata dia.

Persiapan lain yang masih dilakukan yakni merapikan area genanang. Sebab, jika tidak dibersihkan maka bisa merusak dinding bendungan.

"Di antara yang perlu dirapikan yaitu akar-akar tumbuhan, pohon yang ada di dasar are genangan. Sebab kalau terbawa arus air bisa merusak dinding bendungan," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved