Sidang Penipuan Investasi Berlanjut, Fafa Hadirkan Saksi dari Petugas Bea Cukai

Sejumlah saksi dihadirkan di hadapan majelis hakim, untuk memberikan kesaksiannya. Seperti, petugas Bea Cukai, Bandara Soekarno Hatta

Sidang Penipuan Investasi Berlanjut, Fafa Hadirkan Saksi dari Petugas Bea Cukai
Tribun Jateng/Hesty Imaniar
Suasana sidang lanjutan, perkara penipuan antara korban Siti Kholifah atau Fafa, dengan terdakwa Mutiara Ayu Santara, di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (28/8/2018).   

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sidang lanjutan, perkara penipuan investasi antara korban Siti Kholifah atau Fafa, dengan terdakwa Mutiara Ayu Santara, terus bergulir. Kali ini menghadirkan saksi-saksi dari pihak Fafa, di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (28/8/2018).

Sejumlah saksi, yaitu petugas Bea Cukai, Bandara Soekarno Hatta, M Zulali Nawawi, David Hariston, dan seorang mahasiswa, Fitri Dwi Cahyani.

Dalam kesaksiannya, Zulali, menampik bahwa Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta menggelar lelang handphone.

"Untuk lelang, yang berwenang melakukan adalah Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Tangerang. Dan pada lelang terakhir dari KPKNL Tangerang, tidak ada lelang untuk barang Iphone X," katanya. 

Lebih lanjut, Zulali, di hadapan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua, Manungku Prasetya, mengatakan, dalam daftar lelang terakhir pun, tidak ada dalam daftar handphone yang ditawarkan terdakwa ke korban, Fafa.

"Dalam daftar, tidak ada nama barang Iphone, dengan beberapa tipe, misal tipe X itu," ujarnya.

Selain Zulali, saksi lainnya dihadirkan pula dalam sidang tersebut, yakni David Hariston, yang sebelumnya dikabarkan memesan handphone ke terdakwa Mutiara.

"Saya tidak pernah melakukan pemesanan Iphone itu ke terdakwa Mutiara, apalagi yang disebutkan tanggal 22 dan 25 Januari 2018. Jadi untuk pesan tidak ada, kecuali ada yang datang dan menawarkan," jelas David.

Bahkan, David juga mengungkapkan, jika ia mengetahui permasalahan penipuan tersebut, karena saksi mendapat telepon dari korban, yakni Fafa.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved