Dua Bulan Ini Ada Dua Bayi Dibuang oleh Pasangan Muda-mudi yang Tak Menginginkan

Dua Bulan Ini Ada Dua Bayi Dibuang oleh Pasangan Muda-mudi yang Tak Menginginkan. Begini kata Kombes Pol Abioso

Dua Bulan Ini Ada Dua Bayi Dibuang oleh Pasangan Muda-mudi yang Tak Menginginkan
tribunjateng/reza gustav
Bayi mungil ditemukan di depan rumah warga di RT 6 RW 2 Kelurahan Sadeng, Gunungpati,Jumat (27/7/2018) malam. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembuangan bayi hasil hubungan suami istri yang tidak resmi belakangan kembali beberapa kali terjadi di Kota Semarang. Terakhir sepasang mahasiswa mahasiswi ditetapkan sebagai tersangka pembunuh dan pengubur bayi mereka minggu lalu.

Keduanya adalah Defa (18) dan kekasihnya MN (19). Pasangan kekasih tersebut merupakan pelaku atau orang tua dari mayat bayi yang dikuburkan di halaman belakang Masjid Al-Wali, Sambiroto, Tembalang dan ditemukan warga pada hari Rabu (22/8/2018) lalu.

Dari hasil pemeriksaan keduanya mengakui telah melahirkan bayi dari hubungan di luar pernikahan. Karena merasa tidak menginginkan bayi itu, lalu mereka membekap hingga meninggal dan dikuburkan dilokasi penemuan.

Keduanya kemudian dijerat dengan pasal 341 dan 342 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan pidana maksimal 15 tahun. Kasus pembuangan bayi yang dilakukan pasangan mahasiswa dan mahasiswi tersebut sebenarnya bukan pertama kali terjadi di tahun 2018.

Dari catatan Tribun Jateng, Sebulan sebelumnya atau tanggal 28 Juli sesosok bayi dibuang di teras rumah seorang warga di Sadeng, Gunungpati. Polisi kemudian menangkap orangtua bayi.

Keduanya adalah Marlince (22) dan Joni (22). Mereka ialah pasangan mahasiswa dari Indonesia timur yang juga sedang menimba ilmu di Kota Semarang. Beruntung, bayi laki-laki mungil yang mereka buang bisa diselamatkan warga bersama petugas kepolisian dan kesehatan.

Dari hasil penyelidikan polisi kala itu, diketahui bahwa kedua pasangan itu memang tidak berniat membunuh bayi. Hanya memang ia tidak menginginkan kehadiran buah hati hasil dari hubungan di luar pernikahan tersebut.

Jika menilik ke waktu yang lebih lalu, pada tahun 2017 juga setidaknya ditemukan dua kasus pembuangan bayi. Hanya saja siapa pelakunya belum diketahui.

Kejadian pertama terjadi pada tanggal tujuh bulan November 2017. Sesosok bayi lelaki ditemukan meninggal dunia di depan pagar rumah warga Jalan Panda Timur 1 A RT 7 RW 10 Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved