Liputan Khusus

Kredit Kendaraan DP Nol Persen seperti Buah Simalakama

DP Nol Persen kredit kednaraan seperti Buah Simalakama. News Analysis Karlina Aprilia Kusumadewi, Ekonom Undip Semarang

Kredit Kendaraan DP Nol Persen seperti Buah Simalakama
tribunjateng/IST
Karlina Aprilia Kusumadewi, Ekonom Undip Semarang 

News Analysis oleh Karlina Aprilia Kusumadewi/Ekonom Undip Semarang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rencana OJK dalam waktu dekat merevisi aturan uang muka atau down payment (DP) kredit pembelian kendaraan menjadi 0 persen menjadi angin segar bagi masyarakat yang akan membeli kendaraan baik mobil maupun motor.

Sebelumnya, Surat Edaran OJK No. 47/SEOJK.05/2016 tentang besaran uang muka pembiayaan kendaraan bermotor bagi perusahaan pembiayaan baik syariah dan konvensional berkisar dari 5-25 persen. Praktik yang sudah terjadi, kredit kendaraan bermotor pada kisaran 15 persen.

Ravisi aturan ini memiliki makna bahwa pembelian kendaraan bermotor tanpa uang muka. Hal itu didasari semangat untuk memacu pertumbuhan kredit kendaraan bermotor yang tengah melambat.

Tetapi, revisi aturan ini jelas juga berpotensi memiliki dampak negatif bagi kesehatan kredit perusaahan pembiayaan. Selain itu juga kepadatan lalu lintas, kesehatan, keamanan, dan program-program pemerintah daerah yang sedang dikerjakan.

Kebijakan relaksasi OJK disambut positif baik oleh masyarakat, industri kendaraan bermotor, maupun perusaahan pembiayaan. Konsumen dapat membeli kendaraan bermotor tanpa DP, sehingga tidak memberatkan di awal pembelian, dan pembayaran dapat dilakukan dengan angsuran sampai beberapa tahun.

Masyarakat segmen menengah bawah memiliki potensi persentase terbesar dalam mengakses kredit kendaraan bermotor dengan aturan baru itu dibandingkan degan masyarakat menegah ke atas.

DP 0 persen yang diberikan OJK kepada perusaahan pembiayaan seperti buah simalakama. Pada satu sisi perusaahan pembiayaan dapat meningkatkan jumlah kredit yang diberikan, tetapi di sisi lain dapat meningkatkan persentase kredit macet.

Bank Indonesia mencatat hingga Mei 2018 terjadi perlambatan pertumbuhan kredit kendaraan bermotor yang hanya 11 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya 16,3 persen. Dengan DP 0 persen diharapkan kredit kendaraan bermotor meningkat.

Tetapi, OJK juga memberikan syarat perusahaan pembiayaan yang ingin memberikan kredit kendaraan bermotor dengan DP 0 persen harus memiliki tingkat kesehatan yang baik, yaitu dengan non-performaing financing (NPF) di bawah 1 persen.

Halaman
123
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved