Eks Kantor Dinas Pertanian Siap Jadi Ruang Belajar Undip di Batang

Pemerintah Kabupaten Batang telah menyiapkan gedung sementara yaitu di kantor eks dinas pertanian untuk pembelajaran kampus Universitas Diponegoro.

Eks Kantor Dinas Pertanian Siap Jadi Ruang Belajar Undip di Batang
dina indriani
Bupati Wihaji, saat meninjau lokasi perkuliahan di Eks Dinas Pertaniantemui Jl. Dr. Wahidin No. 54 Batang Selasa ( 4/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang telah menyiapkan gedung sementara yaitu di kantor eks dinas pertanian untuk pembelajaran kampus Universitas Diponegoro.

Pasalnya pembangunan kampus Undip di Batang yang berada di Tumbrep, Kecamatan Bandar masih dalam proses perijinan dengan menyiapkan DED dan Analisis Dampak lingkungan.

"Alhamdulilah kita mendapat kepercayaan untuk membuka tiga kelas, dua perpajakan dan satu kehumasan," tutur Bupati Wihaji saat meninjau lokasi perkuliahan di Eks Dinas Pertaniantemui Jl. Dr. Wahidin No. 54 Batang Selasa ( 4/9/2018).

Sebelumnya, sejumlah 189 Mahasiswa Program Studi Diluar Kampus Utama ( PSDKU) Batang telah dikukuhkan oleh Rektor UNDIP, Senat terbuka dipimpin oleh Ketua Senat Akademik. Prof.Dr.Ir. Sunarso, M.S.i. yang berlangsung kemarin di Undip Semarang beberapa waktu lalu, yang rencananya pembelajaran dengan menggunakan kantor Eks Dinas Pertanian akan dimulai pada 10 September 2018 mendatang.

"Eks Kantor Dinas Pertanian menjadi ruang kelas pembelajaran sementara, Karena UNDIP akan membangun di Desa Tumbrep Kecamtan Bandar. Kepercayaan ini kita sambut dengan baik yang artinya Kabupaten Batang sudah memiliki Perguruan tinggi dengan reputasi terbaik ke lima tingkat nasional," ujar Wihaji.

Ia pun berharap agar masyarakat Kabupaten Batang menyambut dengan baik dan proses belajar berjalan dengan lancar yang bisa bersinergi dengan semua pihak, karena nantinya akan ada mahasiswa berasal dari luar daerah yang terdiri ada 8 provinsi, sehingga akan berimplikasi pada masyarakat terutama simpul perekonomian akan meningkat.

Bupati Wihaji
Bupati Wihaji (dina indriani)

"Saya harap masyarakat dapat menangkap peluang usaha ini, sehingga bisa memicu peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya, karena tidak hanya tahun ini saja dan setiap tahunya akan bertambah mahasiswanya," ujarnya.

Sementara Asisten Pemerintahan Kabupaten Batang yang juga Ketua Ikatan Keluarga Alumni Undip, Retno Dwi Irianto menjelaskan mahasiswa yang diterima untuk Prodi ( Peogram Studi ) D3 Administrasi Perpajakan di buka dua kelas, mahasiswa yang diterima sebanyak 125, untuk D3 Kehumasan yang diterima 64 mahasiswa.

" Bagi Mahasiswa yang belum verifikasi masih ada kesempatan bisa diterima sampai dengan Kamis 6 September 2018," jelasnya.

Dijelaskan juga pembangunan kampus di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar bekerjasama dengan Pemkab Batang tentang alih teknologi.

" Bentuk kerjasama dengan UNDIP sebelum ada Fakultas peternakan sudah ada pengabdian ke masyarakat yaitu membimbing langsung alih teknologi tentang peternakan kambing dan domba," pungkasnya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved