Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemilu 2019

Erick Thohir Buat Sandiaga Khawatir

Bakal cawapres Sandiaga Uno mengaku khawatir dengan pengusaha Erick Tohir menjadi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) atau tim sukses

Editor: iswidodo
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Ketua komite penyelenggaraan Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bakal cawapres Sandiaga Uno mengaku khawatir dengan pengusaha Erick Tohir menjadi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) atau tim sukses pasangan kubu lawan, bakal capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Kekhawatiran Sandi terkhusus pada hubungan pertemanannya dengan Erick Thohir sudah terjalin sejak masa kuliah. Apalagi, istri dan anak-anak mereka juga sudah saling berteman.

"Ya tentu secara jujur khawatir, ini pertemanan, secara ril pasti kita khawatir bahwa anak-anak kita terutama istri, saya pasti khawatir, tapi saya pastikan bahwa ini bukan tentang Sandi dan Erick, tapi ini tentang Indonesia, ini tentang masyarakat Indonesia inginkan," ujar Sandiaga, di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (6/9).

Menurutnya, Erick merupakan teman main basket sejak dulu. Keduanya pernah sama-sama di Indonesia Muda, kemudian sudah bersahabat sejak masih duduk di Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas.

"Bersahabat waktu kuliah, membangun usaha sama-sama. Istri kita arisan bareng, istri kita pengajian bareng, anak-anak kita masih bersahabat sampai sekarang," ungkapnya.

Sandi sebagai sahabat menyarankan Erick Thohir untuk tetap menjadi pengusaha ketimbang terjun ke dalam dunia politik. Dan Sandi pun meyakini Erick akan menolak jika dipilih oleh pihak Jokowi-Ma'ruf Amin menjadi ketua timses mereka.

"Kalau boleh milih pasti dia enggak bakal mau, karna dia lebih mudah untuk mengurus usahanya, tidak membabani sebagi political expose person (PEP)," ujarnya.

"Kalau ketua tim pasti jadi PEP, pasti dia akan sangat berat sebagai pengusaha dan Erick membawahi ribuan pegawai juga, jadi bagi saya, saya sangat mengerti posisi beliau," sambungnya.

Meski demikian, Sandiaga mengapresiasi dan memberikan selamat apabila Erick Tohir sudah dipastikan manjadi ketua tim kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. "Tapi, sekali lagi ini bukan tentang Erick dan Sandi, tapi tentang Indonesia, Indoneaia yang diinginkan, Indonesia yang lebih bergerak, lapangan kerja yang tercipta, dan biaya hidup yang terjangkau," ujar Sandiaga.

Dalam beberapa hari terakhir, nama pengusaha Erick Thohir dikabarkan menjadi kandidat terkuat sebagai ketua timses bakal capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Pilpres 2019. Hal itu dikuatkan dengan pernyataan Ma'ruf Amin saat berkunjung ke kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu kemarin.

"Ya, saya kira Erick Thohir. Kalau enggak salah sudah ditetapkan segera diumumkan," ungkap Ma'ruf.

Bahkan, Ma'ruf memuji sosok Erick Thohir. Dia menilai, mantan Ketua INASGOC itu bisa mewakili generasi milenial. "Menurut saya bagus sekali. Dia kan juga bisa merepresentasikan milenial. Kalau saya kan merepresentasikan kesepuhan," kata Ma'ruf.

Erick Thohir dikenal sebagai pendiri Mahaka Group yang merupakan perusahaan induk dari perusahaan yang memiliki fokus pada bisnis media dan entertainment. Selain itu, Erick Thohir juga merupakan pemilik dari klub sepakbola ternama, Intermilan di Italia dan klub DC United di Amerika Serikat.

Nama Erick Thohir makin dikenal publik setelah dia sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) 2018 dinilai berhasil membuat penyelenggaraan Asian games di Indonesia berlangsung dengan sukses.

Dari informasi yang dihimpun, sedianya kubu Jokowi-Maruf Amin akan mengumumkan nama Erick Thohir sebagai ketua timses mereka pada Kamis kemarin. Namun, rencana itu diurungkan sehingga muncul spekulasi terjadi perubahan pengisi untuk posisi ketua timses Jokowi-Ma'ruf.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved