Fakta Baru Mahasiswa Bunuh Bayi, Pelaku Sempat Lakukan Hal Ini di Makam Bayi

Pelaku itu mempraktikan bagaimana proses persalinan ia lakukan tanpa bantuan paramedis

Fakta Baru Mahasiswa Bunuh Bayi, Pelaku Sempat Lakukan Hal Ini di Makam Bayi
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Tersangka Defa Rasya menguburkan bayi di halaman masjid Al Wali, Sambiroto, Semarang. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polisi melaksanakan rekonstruksi adegan pembunuhan bayi yang baru dilahrikan oleh pasangan mahasiswa Defa Defa Rasya Octaviano (18) dan kekasihnya Maheswari Nabila Sahda (19) di dua tempat di Kota Semarang.

Rekonstruksi pertama dilakukan di sebuah kos-kosan di daerah Gang Pete, Kecamatan Gunungpati Semarang, Rabu (12/9/2018). Ada sekitar 25 adegan di lokasi tersebut yang sudah ramai oleh warga sekitar itu.

Di lokasi tersebut digambarkan bagaimana tersangka Maheswari Nabila melahirkan seorang bayi hasil hubungannya dengan Defa seorang diri.

Wanita yang tampak mengenakan kerudung hitam itu mempraktikan bagaimana proses persalinan ia lakukan tanpa bantuan paramedis.

Dalam adegan ke 19, ia menunjukan bagaimana ia membekap bayi yang baru saja ia lahirkan. Ia mengungkapkan maksudnya adalah agar anaknya tidak mengeluarkan suara tangisan hingga terdengar oleh penghuni kos.

Namun sayang bayi mungil berjenis kelamin perempuan itu justru meninggal dunia.

Lokasi ke dua rekonstruksi dilaksanakan di halaman masjid Al Wali, Sambiroto.

Di tempat yang hanya berjarak puluhan meter dari RSUD KRMT Wongsonegoro tersebut tersangka Defa yang lebih banyak berperan.

Ada sekitar delapan adegan yang diperagakan pemuda bertubuh tambun itu.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved