Liga 1

Sore Ini, PSIS Semarang Harus Petik Poin di Kandang PSMS Medan

PSIS juga memiliki posisi lebih baik di klasemen dengan unggul satu tingkat di atas tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Sore Ini, PSIS Semarang Harus Petik Poin di Kandang PSMS Medan
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
PSIS Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PSIS Semarang bakal kembali mengawali kompetisi Liga 1 pascajeda sebulan, Rabu (12/9) sore nanti, menghadapi tuan rumah PSMS Medan, di Stadion Teladan Medan.

Secara head to head, PSIS berbekal kemenangan 4-1 pada pertemuan pertama. PSIS juga memiliki posisi lebih baik di klasemen dengan unggul satu tingkat di atas tim berjuluk Ayam Kinantan itu.

Dalam statistik gol, PSMS memang lebih produktif yakni sudah memasukkan 22 gol. Adapun PSIS baru memasukkan 18 gol di Liga 1 musim ini sampai pada pekan ke-20. Namun PSIS lebih baik dengan baru kemasukan 27 gol, sedangkan PSMS kemasukan 36 gol.

Kendati demikian, modal tersebut tidak bisa menjadi patokan PSIS akan lebih diunggulkan. Sebab, PSMS juga dikenal tim yang kuat saat bermain di kandang. Pada saat yang sama, PSIS juga kerap kerepotan saat bermain away. Hasil terbaik PSIS di laga away, yakni menahan imbang Bhayangkara FC dan Persipura Jayapura. Sisanya berakhir kekalahan.

Memasuki pekan ke-21, PSIS masuk pada era kepelatihan baru di bawah asuhan pelatih Jafri Sastra. Setelah resmi menyandang pelatih kepala, Jafri diharapkan memberi dampak positif dengan mampu meraih kemenangan di setiap pertandingan sisa PSIS di Liga 1 musim ini.

Meski begitu, dalam laga debutnya Jafri dihadapkan dengan kondisi tim yang compang-camping. Selain baru saja ditinggal striker asing asal Lebanon, Abou Bakr Al Mel, yang memutuskan mundur, PSIS juga kehilangan beberapa pilar yang masih dalam proses pemulihan cedera.

Menghadapi PSMS, Jafri menyebut pertandingan kali ini merupakan pertandingan final papan bawah. Siapa yang kalah, maka akan jadi juru kunci klasemen.

"Pertandingan besok sudah pasti pertandingan yang sangat ditunggu. Kenapa sangat ditunggu? Kita beranggapan ini adalah partai final papan bawah. PSIS dan PSMS sama-sama sangat membutuhkan tambahan poin," kata Jafri, dalam jumpa pers sebelum pertandingan, Selasa (11/9).

Disinggung mengenai rekor pertemuan terakhir kedua tim, Jafri menyebut situasinya berbeda dengan pertemuan pertama. "Kita juga harus sadar, main away itu pasti akan ada perubahan strategi. Saya menangani tim ini baru sekitar tiga minggu. Waktu mereka menang dengan pelatih asing. Yang pasti kita akan bekerja keras untuk meraih poin," ungkap pelatih berusia 53 tahun ini.

Sementara itu, wingback PSIS, Gilang Ginarsa menyebut, merebut poin dalam laga menghadapi PSMS sangat penting untuk menatap laga-laga selanjutnya di Liga 1. "Kita (PSIS dan PSMS--Red) sama-sama ada di dasar klasemen. Sama-sama sangat membutuhkan poin buat laga berikutnya," kata Gilang.

Halaman
123
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved