Hendi Beri Kuliah Umum Mahasiswa Baru Untag tentang Pilar Kebangsaan dan Nasionalisme

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menjadi pembicara utama dalam kuliah umum mahasiswa baru Untag

Hendi Beri Kuliah Umum Mahasiswa Baru Untag tentang Pilar Kebangsaan dan Nasionalisme
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menjadi pembicara utama dalam kuliah umum mahasiswa baru Untag 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menjadi pembicara utama dalam kuliah umum mahasiswa baru Untag di Aula Graha Untag pada Jumat (14/9/2018).

Kuliah umum bertema mewujudkan mahasiswa Untag Semarang yang berintegritas dan berjiwa nasionalisme.

Hendi menjelaskan tentang empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kemudian, Hendi meminta mahasiswa bertanya kepadanya berkaitan dengan jiwa Nasionalisme.

Mahasiswa baru Untag jurusan Hukum, Muhammad Afif bertanya tentang peran walikota jika masih melihat organisasi Anti Pancasila seperti HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) masih ditemukan di Indonesia.

"Sekarang ini kelompok anti Pancasila seperti HTI sudah di nonaktifkan oleh pemerintah, namun bila kita masih menemukan kelompok HTI dilingkungan sekitar, kita tidak boleh berkumpul dengan kelompok tersebut dan menghimbau masyarakat agar melaporkan ke polisi,"ujar Hendi menjawab pertanyaan mahasiswa di Aula Graha Kebangsaan Untag pada Jumat (14/9/2018).

Dia menambahkan, di dalam konsep bernegara dan landasannya sesuai peraturan, maka kelompok anti pancasila seperti HTI harus dibubarkan.

"Untag ini perguruan tinggi yang sudah eksis dan besar 55 tahun. Harapannya semakin berkembang dengan baik, mencetak generasi muda, kemudian generasi muda ini mampu menjadi bagian dari pemimpin, pengusaha yang sukses di negeri ini,"ujar Hendi yang ditemui selesai acara di depan pintu masuk Aula Graha Kebangsaan Untag, Jumat (14/9).

Selain itu, Hendi juga sering mengisi kuliah umum mahasiswa baru di kampus-kampus lain karena kampus yang memanggil dan mencarinya untuk menjadi pembicara.

"Kalau pas waktu kosong atau tidak berbenturan dengan acara yang lain. Saya rasa pas juga saya masuk ke kampus untuk memberitahu mahasiswa - mahasiswi entah itu yang tinggal di Semarang, entah itu hanya kuliah kemudian kos, bahwa kota ini harus dipelihara dan dirawat secara bersama - sama," jelasnya selesai acara.

Sementara itu, Rektor Untag, Dr. Suparno menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada mahasiswa baru di kampus graha merah putih Untag Semarang yang kita cintai.

"Kami atas nama rektor menyampaikan ucapan terima kasih kepercayaaan orang tua mahasiswa baru yang mempercayakan kepada kami. Kami bertanggung jawab atas proses pembelajaran bagi bapak ibu semua,"ujarnya saat ditemui selesai acara.

Dia menambahkan, kami memberikan beasiswa Tunas Bangsa sebanyak 26 mahasiswa dengan kriteria anak kurang mampu, anak dosen atau karyawan, putranya alumni, dan anak yatim piatu yang dikemas dalam Untag satu.

"Alhamdulilah Untag satu itu artinya bahwa mahasiswa itu hanya mendaftar Rp 250 ribu sampai nanti di semester 7 gratis atau hingga lulus," jelasnya.

Menurutnya, ini kami lakukan karena anak-anak ini yatim piatu. Sehingga kami peduli dengan anak yatim piatu, harapannya kedepan ada pengetahuan yang kita miliki untuk bersama-sama nantinya.

"Kami atas nama rektor menyampaikan terima kasih atas kesediaan dan perhatian Walikota Semarang, Hendrar Prihadi baik secara pribadi maupun kelembagaan yang pada hari ini padat acaranya, tetapi bisa meluangkan waktu ditempat ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help