Pengguna Kartu Kredit BCA Khusus Area Jateng dan DIY Sekitar 210 Ribu Orang

untuk wilayah Jateng dan DIY khususnya jumlah pengguna kartu kredit BCA ada sekitar 210 ribu orang atau dari jumlah nasional sekitar 6%.

Pengguna Kartu Kredit BCA Khusus Area Jateng dan DIY Sekitar 210 Ribu Orang
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Vice President Semarang Consumer Card Functional Branch BCA, Budi Rahardjo saat ditemui di Paragon Mal Semarang, pada Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Persebaran Kartu Kredit BCA secara Nasional masih cukup bagus, karena berbicara mengenai Indonesia sekarang ini posisi Kartu BCA gabungan seperti dari BCA Card, Visa, Master Card, Amex Platinum total kartu ada sekitar 3,7 juta.

Sedangkan untuk wilayah Jateng dan DIY khususnya jumlah pengguna kartu kredit BCA ada sekitar 210 ribu orang atau dari jumlah nasional sekitar 6%.

Karena daya beli warga Jateng dibandingkan dengan warga Jakarta tentu berbeda, pertumbuhan kartu akan bagus ketika UMR nya juga mendukung.

Pada kesempatan ini Vice President Semarang Consumer Card Functional Branch BCA, Budi Rahardjo mengungkapkan pihaknya tidak asal menyetujui ketika ada yang ingin membuat kartu kredit.

Jadi benar-benar dilihat apakah meyakinkan atau tidak, karena kartu kredit ini diberikan bukan sebagai pinjaman hutang.

Maka dari itu Ia berharap customer memiliki kartu kredit betul-betul melihat kemampuan dan hal itu yang sedang diterapkan.

"Semisal kami membidik yang pendapatannya (income) Rp 3 jutaan, sementara UMR Semarang saja belum mencapai jumlah tersebut. Maka kota-kota yang UMR nya diatas Rp 3 juta pertumbuhan kartu kreditnya pasti akan tinggi, mungkin sekitar 50%-60% populasi pengguna kartu kredit BCA berada di Jakarta dari jumlah 3,7 juta tadi," ungkap Budi, saat ditemui Tribunjateng.com, Jumat (14/9/2018).

Budi menjelaskan misal customer pendapatannya kurang dari Rp 10 juta sesuai aturan BI hanya bisa memiliki 2 Insurance Bank, kalau lebih dari 2 BCA tidak akan memaksakan diri untuk memberikan kartu tambahan.

Karena dikhawatirkan ketika diberikan kartu tambahan akan terjadi resiko macet.

"Di Jateng sendiri dalam kurun waktu sehari ada sekitar 400 customer membuat kartu kredit BCA. Selain itu di tempat kami kebetulan ada beberapa jenis kartu kredit di antaranya seperti Lifestyle, Platinum, Batman, dan Tazmania. Jadi segmen penggunanya bisa mulai dari remaja, dewasa sampai orangtua terpenting memiliki pendapatan minimal Rp 3 juta sudah bisa Apply kartu kredit," jelasnya.

Menurut Budi pihaknya juga tidak mengharuskan Customer yang ingin membuat kartu kredit memiliki rekening BCA, jadi siapapun boleh Apply (menerapkan) kartu kredit BCA ini dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu di luar pembahasan mengenai kartu kredit, Budi memberikan tanggapannya terkait pelemahan nilai tukar rupiah yaitu ketika Kurs rupiah melemah dan US Dollar menguat orang akan menahan untuk berbelanja.

Dampaknya bagi Bank BCA sendiri menurutnya tidak terlalu signifikan karena yang paling merasakan dampaknya adalah orang yang belanjanya ke luar negeri.

"Dengan keadaan kurs yang seperti ini seolah-olah tagihannya membengkak, maka kami menghimbau customer untuk lebih bijak dalam menggunakan kartu kredit. Semisal untuk berobat yang mengharuskan ke luar negeri ya silahkan, tapi konsekuensi nya memang berdampak pada tagihan sedikit membengkak," pungkasnya.(*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved