Puluhan Anak YPAC Ikuti Olahraga Rugby Kursi Roda

Puluhan anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang mengikuti olahraga rugby menggunakan kursi roda

Puluhan Anak YPAC Ikuti Olahraga Rugby Kursi Roda
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Siswa YPAC merupakan Yayasan yang membina anak-anak cacat baik fisik dan mental, Rehabilitation Center of Semarang Disability Children Management Foundation sedang berlatih olahraga Rugby di Aula YPAC jalan KH Ahmad Dahlan No04, Pekunden, Kota Semarang, Kamis (14/9). Latihan ini langsung di pimpin oleh Ni Made Ratnisalah satu pengurus olahraga rugby dari Bali Sport Foundation. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang mengikuti olahraga rugby menggunakan kursi roda di aula YPAC Kota Semarang, Jumat (14/9).

Mereka terlihat antusias mengikuti instruksi dari pelatih rugby yang didatangkan langsung dari Denpasar Bali. Satu diantaranya yakni Zaskia Tita Putriana.

Zaskia mengaku senang dapat bermain rugby bersama dengan teman-temannya. Ini merupakan pengalaman pertamanya bermain rugby.

"Tadi saya dilatih pakai kursi roda dalam olahraga rugby. Tidak susah sih, tapi butuh usaha yang keras," ucap Zaskia.

Satu hal yang ditakutkan oleh Zaskia yakni takut terjatuh pasalnya olahraga rugby benar-benar membutuhkan teknik yang tepat dalam memakai kursi roda olahraga.

"Satu hal harus dihilangkan, kadang saya masih malu dan kurang percaya diri di lapangan," ungkapnya.

Ketua YPAC Kota Semarang, Kastri Wahyuni, mengatakan, kegiatan olahraga rugby tersebut diadakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak yang ada di SLB D dan SLB C YPAC Kota Semarang agar mereka lebih berkembang dalam bidang olahraga.

Pasalnya, selama ini aktivitas olahraga para penyandang disabilitas masih sangat terbatas.

"Kebetulan Kmi kerjasama dengan Bali Sport Foundation (BSF). Mereka memfasilitasi kegiatan olahraga rughby kursi roda. Ini kebetulan memang di Indonesia tidak banyak, yang ditunjuk ada tiga, satu diantaranya YPAC Kota Semarang. Maka ini perlu kami sosialisasikan kepada anak-anak termasuk orang tua," tutur Kastri.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved