Unissula Gelar Workshop Finalisasi Buku Panduan Literasi Digital

Koordinator Japelidi Dr Novi Kurnia MSi MA mengatakan, Kerja Japelidi adalah kerja sukarela termasuk dalam penulisan buku

Unissula Gelar Workshop Finalisasi Buku Panduan Literasi Digital
tribunjateng/alaqsha gilang/ist
LITERASI DIGITAL - Prodi Ilmu Komunikasi Unissula mengadakan workshop finalisasi buku panduan literasi digital bersama dengan jaringan pegiat literasi digital Indonesia (Japelidi) di ruang seminar Ilmu Komunikasi Unissula, pada Jumat - Sabtu (15/9/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Prodi Ilmu Komunikasi Unissula mengadakan workshop finalisasi buku panduan literasi digital bersama dengan jaringan pegiat literasi digital Indonesia (Japelidi) di ruang seminar Ilmu Komunikasi Unissula, pada Jumat - Sabtu (14-15/9/2018)

Koordinator Japelidi Dr Novi Kurnia MSi MA mengatakan, Kerja Japelidi adalah kerja sukarela termasuk dalam penulisan buku sebagai satu dari media literasi digital bagi masyarakat Indonesia.

"Ada banyak medan perjuangan dan kita sebagai akademisi memilih untuk mengajak masyarakat umum dalam menggunakan perangkat digital seperti hanphone, dalam bersosial media dll agar masyarakat Indonesia menjadi lebih baik,” ujar Ketua Prodi Magister Ilmu Komunikasi UGM tersebut.

Menurutnya, pihaknya sangat miris melihat masih lemahnya pemahaman masyarakat dalam menggunakan sosial media secara bijak. Sehingga berpotensi menimbulkan bullying dan meningkatkan potensi terjadinya tindak kejahatan.

“Butuh kearifan agar kita tidak begitu mudahnya menyebarkan semua aktivitas di media sosial terlebih aktivitas anak-anak karena sangat berpotensi menjadi korban kejahatan orang-orang tak bertanggung jawab," bebernya.

Ditambahkannya, sering pula ada terlihat di bagian mobil ditulisi nama ayah bunda dan anggota keluarga lainnya hal itu juga sesungguhnya sangat berbahaya yang membuat orang jahat dapat lebih mudah mengenali nama-nama anggota keluarga.

"Kehadiran Japelidi untuk mengeduksi masyarakat dalam penggunaan media digital mulai mendapatkan dukungan masyarakat luas termasuk dari Unesco, Kominfo, institusi pendidikan di luar negeri seperti dari universitas di Singapura,"ujar Novia.

Sementara itu dosen prodi Ilmu Komunikasi Unissula, Made Dwi Andjani MIKom yang juga bertindak sebagai ketua panitia workshop mengatakan Japelidi merencanakan penulisan 23 buku literasi digital oleh tim penulis dari 23 perguruan tinggi di 11 kota di Indonesia dalam kurun waktu 2018-2019.

Adapun pembiacara lain dalam kesempatan tersebut antara lain Wisnu Martha Adiputra SIP MSi. Japeldi adalah Komunitas yang didirikan oleh akademisi peneliti dan pegiat literasi digital di Indonesia yang dibentuk sejak tahun 2017. Workshop ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Japelidi di tahun 2018.

Pada saat awal pendirian di tahun 2017 beragam kegiatan sudah dilakukan Japelidi, di antaranya adalah penelitian “pemetaan gerakan literasi digital di Indonesia 2010-2017” yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

Penelitian ini dilakukan oleh 56 peneliti dari 28 prodi 26 perguruan tinggi di 9 kota (Yogyakarta, Salatiga, Malang, Semarang, Surakarta, Bandung, Banjarmasin, Bali, Jakarta).

Halaman
12
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved