Dina dan Dini Jadi Wisudawati Kembar Pertama di Unika

Menurut Kahumas Unika, Yuwono Agus, mengatakan Dina dan Dini menjadi wisudawati kembar pertama di Unika Soegijapranata.

Dina dan Dini Jadi Wisudawati Kembar Pertama di Unika
Tribun Jateng/Alaqsha Gilang Imantara
Dwi Dina Oktaviana (24) dan Dwi Dini Oktaviani (24) menjadi wisudawati kembar pertama selama penyelenggaraan wisuda Unika Soegijapranata. Unika melaksanakan wisuda periode II tahun 2018 di gedung Sporthall Unika, pada Sabtu (15/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dwi Dina Oktaviana (24) dan Dwi Dini Oktaviani (24) menjadi pusat perhatian wisudawan-wisudawati dan seluruh tamu undangan yang hadir dalam Wisuda Unika Soegijapranata periode II di gedung Sporthall Unika, Sabtu (15/9/2018).

Menurut Kahumas Unika, Yuwono Agus, mengatakan Dina dan Dini menjadi wisudawati kembar pertama di Unika Soegijapranata.

"Sejauh penyelenggaraan wisuda di Unika, saya tidak pernah menemukan wisudawan kembar, baru ini yang pertama kalinya," ujarnya, Sabtu (15/9/2018).

"Kami berasal dari Kalimantan Selatan, kemudian pindah di Bogor. Ketika ayah kerjanya pindah ke Makassar, kami ikut pindah ke Makassar selama 6 tahun. Setelah itu, ayah pindah ke Semarang tahun 2009. Kami ikut pindah lagi ke Semarang sejak 2009 sampai sekarang," ucap Dina dan Dini saat ditemui di gedung Sporthall Unika, Sabtu (15/9/2018).

Dina dan Dini menjelaskan, pertama kali di Semarang kami sekolah di SMA Kesatrian 1 Semarang. Setelah lulus, kami melanjutkan di Unika karena fakultas hukum Unika berakreditasi A.

"Saya merasa senang kuliah di Unika. Suka duka pasti ada. Sukanya dapat teman baru dan ilmu baru. Dukanya kita susah mendapat nilai sesuai harapan. Hal itu bisa menjadi cerita untuk teman-teman dan anak-anak kelak," tambah Dina dan Dini.

Mereka bercerita, selama menjadi anak kembar kami mudah dikenal orang dan kami merasa have fun saja.

"Kami berpesan agar lulusan Unika harus percaya diri karena lulusan Unika mampu bersaing dengan Universitas lain. Kita tidak perlu malu dari Universitas swasta karena ilmunya tidak kalah dengan universitas negeri," jelasnya.

Mereka menjelaskan, respon orangtua mendukung jika kuliah di swasta karena akreditasinya A. Kami sudah mencari tahu terlebih dahulu tentang fakultas hukum dari kampus Unika sendiri.

Halaman
123
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help