Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Kariadi Beberkan Cara Menekan Faktor Resiko Stroke

Faktor resiko penyakit tidak menular, seperti stroke, jantung, diabetes dan lainnya bisa diminimalisir

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Kariadi Beberkan Cara Menekan Faktor Resiko Stroke
Tribunjateng.com/Bare Kingkin Kinamu
Dokter spesialis penyakit dalam RSUP Kariadi dr Bambang Joni Karjono (kiri) saat menjadi narasumber di acara Warung Germas, Jumat (14/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Faktor resiko penyakit tidak menular, seperti stroke, jantung, diabetes dan lainnya bisa diminimalisir.

Caranya dengan mengatur pola hidup, pola makan, dan lainnya.

Tidak hanya usia balita, remaja, dan dewasa saja, namun usia lanjut juga perlu aware terhadap kesehatan tubuh untuk mencegah terkena penyakit tidak menular.

Hal tersebut dikemukakan oleh dokter penyakit dalam RSUP Kariadi, dr. Bambang Joni Karbon, SKM. S.PD, K.Ger, MARS pada Tribunjateng.com.

"Semua usia memiliki potensi terkena penyakit namun dengan mengatur pola makan dan pola hidup, resiko-resiko yang ada bisa diminimalisir," jelas Bambang kepada Tribunjateng.com, Sabtu (15/9/2018).

Mengonsumsi buah dan sayur sesuai porsi yang dianjurkan menjadi hal penting, aktivitas fisik rutin mininal 30 menit sehari, juga menjadi kunci penting untuk meminimalisir resiko penyakit tidak menular.

"Asam urat dan stroke itu pemicunya bisa disebabkan karena pola makan, jadi jika lansia terkena gejala stroke atau pun asam urat jika belum ada catatan khusus bisa mengatur penyakit tersebut dengan mengatur pola makan dan hidup," imbuhnya.

Aktivitas fisik rutin juga menjadi satu cara untuk meminimalisir resiko terkena penyakit tidak menular.

Bambang menungkapkan progam pemerintah untuk mendukung pencegahan terhadap penyakit tidak menular yakni Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) harus benar-benar dipahami dan menyadarkan masyarakat untuk berpola hidup sehat.

Germas tersebut yakni meliputi aktivitas fisik rutin minimal 30 menit sehari, makan buah dan sayur, cek kesehatan rutin minimal 6 bulan sekali, enyahkan asap rokok, dan memberikan ASI esklusif kepada bayi 0-6 bulan. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved