HEBAT, Sebentar Lagi Dibangun Tol Laut Kendal-Semarang dan Semarang-Demak

HEBAT, Sebentar Lagi Dibangun Tol Laut Kendal-Semarang dan Semarang-Demak. Tol Kendal-Semarang sudah disetujui

HEBAT, Sebentar Lagi Dibangun Tol Laut Kendal-Semarang dan Semarang-Demak
instagram
Hendrar Prihadi atau Hendi Walikota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penanganan banjir di Kota Semarang merupakan satu dari sekian program prioritas kepemimpinan pasangan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu selama periode 2016-2021.

Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi optimistis mampu menghilangkan persoalan banjir di Kota Semarang yang terjadi tiap tahunnya. Bahkan, ia yakin mampu menghilangkan mitos kota yang selalu terkena banjir seperti dalam lagu berjudul "Semarang Kaline Banjir" pada akhir 2020 mendatang.

Baca: Nuriah Tak Tahu Anaknya Yang Tewas di Lokalisasi Sunan Kuning, Tahunya Kerja di Pabrik Garmen

"Jadi mimpinya dulu untuk bisa melepaskan mitos lagu Semarang Kaline Banjir, Insyaallah di akhir periode kami bisa tewujud," kata Hendi di Balai Kota Semarang, Jumat (14/9).

Baca: UPDATE Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Ini Dia Daerah yang Dilewati

Optimisme Hendi tersebut didukung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang disampaikan dalam rapat dengan sejumlah pejabat Pemkot Semarang dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, beberapa hari lalu di Jakarta.

Dalam rapat tersebut, disampaikan Presiden Joko Widodo menyetujui pembangunan tol laut antara Kabupaten Kendal sampai ke Kota Semarang.

"Dari rapat itu, keputusannya adalah tahun depan akan dimulai pelaksanaan kegiatan jalan tol dari Kendal sampai ke Semarang yang sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut," jelas Hendi.

Hendi mengemukakan, tanggul laut yang selama ini diidam-idamkan untuk bisa melindungi Semarang, tidak hanya dari ruas Semarang ke Demak yang saat ini sudah dalam proses lelang.

Baca: Diskusi Proyek Jalan Tol Semarang-Demak, Tanggul Laut dan Dampak Sosial Rob

Baca: Kisah Bayi Bermata Satu di Medan, Meninggal 7 Jam Setelah Dilahirkan

"Mungkin akhir 2018 ini bisa dilaksanakan. Tapi juga nanti akan dimulai dari Kendal menuju ke Semarang. Semuanya bukan karena Hendi dan Mbak Ita, tapi karena doa bersama-sama, semuanya karena nyengkuyung, cinta dan bangga kota ini sehingga doanya didengarkan Allah SWT," ujarnya.

Pembangunan jalan tol Kendal-Semarang dan Semarang-Demak oleh Kementerian PUPR sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut. Sehingga nantinya hal itu dapat berfungsi sebagai pengendalian rob.

Atas kondisi tersebut, Hendi meyakinkan warga jika Kota Semarang sudah terbebas dari banjir pada akhir 2020 atau tepatnya sebelum akhir kepemimpinannya bersama Ita, sapaan Hevearita G Rahayu.

Baca: Paskaperampokan Indomaret Ngesrep Semarang, Jam Operasional Akan Dievaluasi

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved