Pilpres 2019

Ini Penjelasan Waketum MUI Soal Posisi KH Ma'ruf Amin

Setelah menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Jokowi, posisi KH Ma'ruf Amin di Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih jadi perbincangan

Ini Penjelasan Waketum MUI Soal Posisi KH Ma'ruf Amin
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Waketum MUI, Zainut Tauhid Saadi.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Setelah menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Jokowi, posisi KH Ma'ruf Amin di Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih jadi perbincangan.

Seperti diketahui, kiai asal Serang, Banten itu juga menjabat sebagai Ketua Umum MUI.

Ada yang memintanya untuk mengundurkan diri dari kursi orang nomor satu di MUI untuk menjaga netralitas lembaga yang mewadahi para ulama dan cendekiawan Muslim itu.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, mengatakan, KH Ma'ruf Amin hingga saat ini masih menjadi ketua umum MUI.

"Sampai saat ini, posisi Kiai Ma'ruf Amin masih ketua umum MUI," kata Zainut yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil IX (Brebes, Tegal, Kota Tegal), Sabtu (15/9/2018).

Menurutnya, kepastian posisi Ma,ruf Amin sebagai ketum itu berlandaskan Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga MUI.

"Dalam aturannya, kalau masih menjadi calon, itu boleh tidak melepaskan posisi ketua umum. Namun, kalau sudah terpilih ditetapkan menjadi wakil presiden, itu (posisi ketum) harus dilepas," jelas politikus dari PPP itu.

Jika sudah terpilih, sesuai Pedoman Dasar Pedoman Rumah Tangga Pasal 1 Ayat 6, jabatan ketua umum dan sekjen MUI tidak boleh rangkap jabatan politik di eksekutif atau legislatif.

Sementara, saat sudah ditetapkan menjadi calon wakil presiden, Ma'ruf Amin juga mempunyai opsi untuk mengambil cuti artinya nonaktif sebagai ketua umum agar konsentrasi di tahapan Pemilu Presiden 2019.

"Namun, jika beliau tidak mengambil (cuti) pun itu tidak masalah. Itu tidak diatur dalam Pedoman Dasar dan Rumah Tangga," terangnya.

Untuk itu, MUI pun masih menunggu dengan perkembangan politik pencalonan KH Ma'ruf Amin. Zainut pun enggan menyebut nama- nama yang masuk dalam bursa ketua umum sebagai pengganti Ma'ruf Amin jika kelak terpilih.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help