Berkomitmen Ciptakan Bibit Pesepakbola Handal, Coca Cola Gelar Training Usia Dini

Untuk menumbuhkan persepakbolaan yang kuat, harus didukung oleh bibit kuat dan telah dilatih sejak usia dini, yakni sejak SD.

Berkomitmen Ciptakan Bibit Pesepakbola Handal, Coca Cola Gelar Training Usia Dini
tribunjateng/amanda
Coca Cola Amatil Indonesia mengadakan training professional dari Asian Socer Academy bagi pemain muda dan pelatih di Semarang melalui program Coke Kicks 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Coca Cola Amatil Indonesia mengadakan training professional dari Asian Soccer Academy pada pemain muda dan pelatih di Semarang melalui program Coke Kicks 2018.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gelanggang Olahraga Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang pada Minggu (16/9/2018) pagi, diikuti 32 pelatih dan 16 tim berusia di bawah 12 tahun.

Ambrosius Padang Nurmantyo selaku Regional Plant Manager West Java dan Central Java menuturkan, Coca Cola Amatil Indonesia berkomitmen membangun generasi-generasi muda Indonesia yang berbakat untuk sepakbola.

Untuk menumbuhkan persepakbolaan yang kuat, harus didukung oleh bibit kuat dan telah dilatih sejak usia dini, yakni sejak SD.

Coca Cola berkomitmen mengambil satu sisi Indonesia, yakni olahraga. Alasan memilih sepakbola sebagai olahraga yang disenangi oleh segala usia dan oleh segala bangsa.

"Kami berharap dapat membawa sepakbola Indonesia hingga ke jenjang Internasional," ujar Ambrosius.

Melalui pelatihan ini diharapkan dapat mendidik pemain nasional, pelatih nasional, hingga level dunia.

Pelatihan ini tak hanya tentang perkara teknis bagaimana melatih fisik dan meningkatkan performa di lapangan, tetapi juga mendidik peserta sebelum diterjunkan ke lapangan.

Eko Darmawan, coach dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation menuturkan pihaknya telah melatih 32 pelatih. Pada kesempatan kali ini, para pelatih mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan sebagai pelatih pada peserta didiknya.

"Kami melihat persiapan, motivasi, demonstrasi, penyampaian atau komunikasi pada anak didiknya," tutur Eko.

ASA Foundation tak hanya berfokus pada kemampuan dan edukasi dalam olahraga, dan bagaimana pelatih menerapkan ke siswa. Konsentrasi ASA Foundation ialah membangun lifeskill dan membangun karakter perserta didik melalui pelatih, seperti belajar bekerja sama dalam tim.

"Prestasi dalam olahraga secara otomatis dapat diraih setelah siswa dapat memiliki karakter sportif yang baik," imbuh Eko.(arh)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved