Gunoto Saparie Prihatin Target Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Molor

Ketua Umum DKJT Gunoto Saparie Prihatin Target Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Molor

Gunoto Saparie Prihatin Target Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Molor
tribunjateng/ist
Ketua Umum DKJT Gunoto Saparie Prihatin Target Penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Molor 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) menyatakan prihatin, karena target penyusunan (PPKD) tingkat kabupaten dan kota mundur dari jadwal.

Seharusnya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud 31 Agustus lalu telah menerima PPKD dari seluruh kabupaten dan kota, namun menurut informasi ternyata masih belum ada separuhnya.

Ketua Umum DKJT Gunoto Saparie mengatakan, keberadaan PPKD sangat penting dalam merumuskan strategi pemajuan kebudayaan yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Sedangkan penyusunan PPKD tingkat provinsi, termasuk Jawa Tengah, yang berdasarkan PPKD tingkat kabupaten dan kota seharusnya sudah dimulai September ini.

"Seluruh dokumen PPKD kabupaten/kota akan dikonsolidasikan menjadi dokumen PPKD provinsi. Dokumen PPKD provinsi ditetapkan oleh gubernur," tandasnya.

Menurut Gunoto, PPKD berisi inventarisasi objek pemajuan kebudayaan. Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, ada 10 obyek pemajuan kebudayaan, yakni tradisi lisan, manuskrip, adat-istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.

Karena itu, tambah dia, PPKD memuat identifikasi keadaan terkini dari perkembangan objek pemajuan kebudayaan di kabupaten/kota. Selain itu mencantumkan identifikasi sumber daya manusia kebudayaan, lembaga kebudayaan, dan pranata kebudayaan di kabupaten/kota.

"Identifikasi sarana dan prasarana kebudayaan di kabupaten/kota pun harus disebutkan. Begitu pula identifikasi potensi masalah pemajuan kebudayaan. Terakhir, harus ada analisis dan rekomendasi untuk implementasi pemajuan kebudayaan di kabupaten/kota," ujar penyair ini.

Dia tambahkan, penyusunan PPKD kabupaten/kota dilakukan oleh pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat melalui para ahli yang memiliki kompetensi dan kredibilitas dalam objek pemajuan kebudayaan di kabupaten/kota.

Gunoto mengingatkan, pemajuan kebudayaan selain berpedoman pada PPKD kabupaten/kota, PPKD provinsi , juga strategi kebudayaan, dan rencana induk pemajuan kebudayaan.

Ini berarti, dari PPKD kabupaten/kota dibawa ke PPKD provinsi hingga mengerucut menuju Kongres Kebudayaan 2018 untuk menghasilkan strategi kebudayaan yang akan ditetapkan oleh presiden. Dengan demikian PPKD kabupaten/kota menjadi titik pijak perencanaan strategi kebudayaan yang bersifat dari bawah ke atas. Demikian ditulis oleh Gunoto Saparie, Ketua Umum DKJT (16/9/2018). (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved