Ini Dugaan Penyebab Kebakaran di Rita Supermall Tegal

BPBD masih menunggu kepastian hasil penyelidikan selanjutnya oleh Polres Tegal Kota mengenai asal muasal si jago merah muncul.

Ini Dugaan Penyebab Kebakaran di Rita Supermall Tegal
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kebakaran di Rita Mall Tegal sudah bisa dipadamkan tim gabungan, Minggu (16/9/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Total kerugian akibat kebakaran di lantai 2 Rita Supermall, Jalan Kolonel Sugiono, Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu (16/9/2018) siang, mencapai Rp 50 jutaan lebih.

Ada dugaan penyebab munculnya api hingga membakar seisi lantai 2, tepatnya di Karaoke BFuns adalah konsleting listrik.

"Kebakaran diduga berasal dari ruang genset yang mengalami konsleting listrik," ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Tegal, Andri Yudi K kepada Tribunjateng.com.

Namun, instansinya masih menunggu kepastian hasil penyelidikan selanjutnya oleh Polres Tegal Kota mengenai asal muasal si jago merah muncul.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak enam unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

Dua unit mobil Damkar itu berasal dari Pemkot Tegal, dua dari Pemkab Tegal, dan sisanya dari Pemkab Brebes.

"Ya, kami dari Kabupaten Tegal memang memback-up. Brebes pun demikian," kata Imam Kusnandar, Petugas Damkar Kabupaten Tegal.

Dari informasi yang dihimpun, kemunculan kobaran api terjadi pukul 10.30 WIB, tepat di Karoeke Bfuns.

Menurut Imam, kebakaran mulai bisa dijinakkan sekitar dua jam sejak awal munculnya api.

"Jadi sekitar pukul 12.30 WIB, api sudah bisa dipadamkan tim gabungan ini. Kami datang dari Kabupaten Tegal sekitar pukul 11.00 WIB," terangnya.

Korban luka maupun meninggal dunia pada insiden kebakaran ini nihil alias tidak ada.

Akibat kebakaran, sementara waktu Rita Supermall tidak beroperasi hingga waktu yang tidak ditentukan. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help