Taruna Akpelni Semarang Bagikan Sembako dan Rompi kepada Tukang Becak

Taruna Akpelni Semarang Bagikan Sembako dan Rompi kepada Tukang Becak dan sembako di Jalan Pemuda, Minggu (16/9/2018)

Taruna Akpelni Semarang Bagikan Sembako dan Rompi kepada Tukang Becak
tribunjateng/reza gustav
Pembina Taruna Akpelni, Yudha Eka Anggriawan, didampingi Direktur Akpelni Semarang, Capt Achmad Sulistyo, secara simbolis memberikan rompi dan sembako kepada salah satu tukang becak KM 0 Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di depan ujung Jalan Pemuda dan dilakukan pada pagi ini, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kampus Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni) Semarang mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pembagian sembako dan rompi kepada ratusan tukang becak di Semarang.

Kegiatan yang dilakukan oleh para taruna Akpelni yang bertajuk Peduli Transportasi Tradisional itu bertempat di KM 0 Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di depan ujung Jalan Pemuda dan dilakukan pada pagi ini, Minggu (16/9/2018).

Direktur Akpelni Semarang, Capt Achmad Sulistyo menyatakan, hal tersebut merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan atas dasar membantu sesama dan sekaligus peringatan dalam rangka ulang tahun Akpelni.

Sebagai informasi, Akpelni berulang tahun ke-54 pada 17 September 2018 besok.

“Dalam rangka ulang tahun ini, para taruna kami mengumpulkan dana untuk membantu sesama pelaksana transportasi, cuma bedanya mereka (tukang becak) darat sedangkan kami di laut,” ujarnya kepada Tribunjateng.com usai baksos.

Selain itu, Capt Achmad Sulistyo juga menerangkan manfaat dari pembagian rompi beserta fungsinya.

“Rompi tersebut terdapat scotlite yang bercahaya ketika terkena sinar lampu. Harapannya saat mereka bekerja pada malam hari di tempat yang kurang penerangan, jika ada kendaraan bermotor, tukang becak bisa terlihat jelas. Jadi kami harap hal ini dapat menambah keselamatan mereka,” sambungnya.

Menanggapi hal itu, Sutarto, seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Kota Lama Semarang, mengatakan bahwa pembagian tersebut sangat bermanfaat baginya.

“Saya kemarin sudah dapat kupon untuk pembagian ini dan diimbau untuk kumpul di sini jam tujuh pagi,” ungkapnya kepada Tribunjateng.com di lokasi.

“Saya kadang khawatir jika (bekerja) malam-malam hari itu kadang (pengendara) mobil atau motor pada tidak lihat tukang becak karena memang kami tidak pakai penerangan. Jadi mudah-mudahan ini membantu kami dalam hal keselamatan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help