Pilpres 2019

Wacana Debat dengan Bahasa Inggris, Jokowi: Kita Ini Bangsa Indonesia, Punya Bahasa Nasional

Bakal calon presiden Joko Widodo menanggapi perihal wacana debat pilpres menggunakan bahasa Inggris.

Wacana Debat dengan Bahasa Inggris, Jokowi: Kita Ini Bangsa Indonesia, Punya Bahasa Nasional
KOMPAS.com/Fabian Januarius Kuwado
Presiden Joko Widodo saat bertemu Sinta Nuriyah Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan. Jumat (7/9/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bakal calon presiden Joko Widodo menanggapi perihal wacana debat pilpres menggunakan bahasa Inggris. 

Jokowi, sapaan akrabnya, menyebut  hal itu tak diperlukan. Mengingat Indonesia memiliki bahasa pemersatu, yakni bahasa Indonesia. 

"Kita ini kan bangsa Indonesia, kita punya bahasa nasional Indonesia," ujar Jokowi, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018). 

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, poros Prabowo Subianto-Sandiga Uno berencana mengusulkan debat kandidat dengan bahasa Inggris.

"Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto.

Yandri menuturkan, pemimpin Indonesia bakal bergaul dan banyak berbicara di forum internasional yang memerlukan penggunaan bahasa Inggris.

Untuk itu, kata dia, bahasa Inggris di debat capres-cawapres menjadi tak masalah meski di UU tentang Kebahasaan pidato resmi wajib disampaikan dalam Bahasa Indonesia.

"Namun karena presiden bergaul di dunia internasional, supaya tidak ada kesalahan komunikasi dan salah tafsir dari lawan bicara, ya memang penting juga calon presiden matang dalam menguasai bahasa luar dari bahasa Indonesia itu," ujar Yandri.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved