Dorong Warga Terapkan Hidup Sehat, Phapros Luncurkan Germas

Peluncuran germas dilakukan oleh Krisseptiana Hendrar Prihadi selaku Ketua Forum Kota Sehat

Dorong Warga Terapkan Hidup Sehat, Phapros Luncurkan Germas
Tribunjateng.com/Hermawan Endra
Direktur Utama Phapros, Barokah Sri Utami memberikan sosialisasi budaya hidup sehat kepada siswa RA/MI Al Amin, Senin (17/9). 

Laporan wartawan Tribun Jateng Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia serta mendukung program pemerintah menciptakan generasi muda yang sehat PT Phapros Tbk yang merupakan anak perusahaan dari PT RNI (persero) meluncurkan program gerakan masyarakat hidup sehat (germas).

Peluncuran germas dilakukan oleh Krisseptiana Hendrar Prihadi selaku Ketua Forum Kota Sehat. Dihadiri juga oleh jajaran pemerintah Kota Semarang dan dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas kesehatan serta muspika Semarang Barat juga Direksi PT phapros Tbk.

Germas diluncurkan di RA/MI Al Amin yang merupakan sekolah binaan kategori ring satu PT phapros Tbk, bekerjasama dengan puskesmas Ngemplak Simongan, Semarang Barat.

Direktur Utama Phapros, Barokah Sri Utami mengatakan, beberapa program germas yang diluncurkan hari ini adalah wujud sosialisasi budaya sarapan sehat dan olahraga.

Selain itu penekanan akan pentingnya tablet tambah darah serta pencegahan balita pendek (stanting). Ada juga sesi penandatanganan komitmen orang tua siswa untuk disiplin menyediakan sarapan yang sehat bagi putra-putri mereka.

Menurut Emmy, demikian sapaan akrab, Barokah Sri Utami, keluarga dan sekolah adalah elemen penting dalam upaya pencegahan penyakit Selain faktor kualitas lingkungan yang baik serta fasilitas kesehatan yang memadai.

Keluarga dan sekolah adalah tempat pertama kali sang anak mengenal kehidupan sosial dan pendidikan, termasuk pendidikan mengenal kesehatan. Oleh karena itu, peluncuran Gemans ini dilakukan di sekolah dengan melibatkan langsung para orang tua siswa dan guru.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2016 Indonesia kini tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah kesehatan triple burden. Disebabkan masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular, serta penyakit lainnya yang seharusnya telah teratasi dan terhindarkan dari kemunculan kembali.

Menilai kondisi tersebut pemerintah mencanangkan program germas yang mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif rehabilitatif.

Melalui penyertaan seluruh lapisan masyarakat dengan menyuarakan budaya hidup sehat seperti rajin melakukan aktivitas fisik, hindari rokok, konsumsi makanan bergizi, dan kebersihan lingkungan. (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved