Pemerintah Kampanyekan Cegah Stunting, Targetkan Indonesia Sehat 2040

Mencegah stunting, Pemerintah melakukan Kampanye Nasional Pencegahan Stunting, Minggu (16/9/2018).

Pemerintah Kampanyekan Cegah Stunting, Targetkan Indonesia Sehat 2040
Istimewa
Suasana kampanye stunting di area Monas Jakarta, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Stunting menjadi hal yang fokus ditangani pemerintah.

Stunting merupakan gagal tumbuh pada anak usia bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis.

Menindaklanjuti hal tersebut Pemerintah melakukan Kampanye Nasional Pencegahan Stunting, Minggu (16/9/2018).

Melalui tema “Cegah Stunting untuk Generasi Cerdas Indonesia” Kepala Staf Kepresidenan didampingi oleh Menteri Kesehatan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang.

Kemudian Gubernur DKI Jakarta, Wakil Gubernur Banten, dan Wakil Gubernur DIY memimpin langsung deklarasi Kampanye Nasional Pencegahan Stunting di area Monumen Nasional (Monas).

“Terima kasih kepada Ibu-ibu di seluruh Indonesia yang sudah merawat anak-anaknya dengan upaya memprioritaskan nutrisi dan gizi. Sehingga anak-anak kita tidak menderita stunting,” ucap Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada tahun 2013 satu dari tiga anak dibawah lima tahun terkena stunting.

“Stunting tidak hanya terjadi pada anak dari keluarga miskin. Stunting juga terjadi pada anak keluarga kaya, di kota maupun di desa,” kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko.

Moeldoko mengemukakan jika kondisi tersebut terus dibiarkan, investasi apapun yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM menjadi tidak optimal.

“Karena apapun yang kita beri, guru, laboratorium, kurikulum, atau pelatihan menjadi kurang optimal karena kemampuan otak anak-anak kita dalam menyerap ilmu pengetahuan terbatas,” jelasnya.

Kampanye Nasional Pencegahan Stunting merupakan implementasi dari Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo pada (16/8/2018) lalu.

Ia menegaskan, bahwa pembangunan SDM diawali sejak dari kandungan.

“Kalau kita cegah stunting dari sekarang, pada tahun 2040 nanti, ketika anak-anak ini berusia 22 tahun, mereka akan jauh lebih hebat daripada generasi sebelumnya. Ini investasi jangka panjang kita sebagai bangsa,” tegas Moeldoko. (kin)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved