PKL CFD Solo Harus Mencantumkan Daftar Harga

Sanksi itu, tegasnya, diterapkan bertahap. Misalnya teguran, peringatan tertulis tiga kali, hingga penutupan lokasi usaha.

PKL CFD Solo Harus Mencantumkan Daftar Harga
ISTIMEWA
CFD Solo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo mewajibkan para Pedagang Kaki Lima (CFD) mencantumkan daftar harga dari menu yang mereka jual. Pemkot menilai kebijakan tersebut dilakukan agar konsumen dapat terlindungi.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Dinas Perdagangan Solo, Didik Anggono, Senin (17/9/2018). Menurutnya, pihaknya bakal mempertegas imbauan itu lewat aturan resmi, misalnya peraturan wali kota (Perwali).

"Pencantuman daftar harga dan menu baru sebatas imbauan. Kami ingin dan sebagainya," jelasnya.

Didik menilai, lewat pencantuman daftar harga, maka hak konsumen lebih terlindungi.

Aturan ini, tambahnya, diberlakukan ke pelaku usaha kuliner mulai PKL di tempat lain, semisal pedagang yang jualan di selter PKL yang dikelola Pemkot Solo.

"Pemkot bisa memberikan sanksi bagi pedagang yang tak mencantumkan daftar harga, bila aturan resminya sudah ada," kata dia.

Sanksi itu, tegasnya, diterapkan bertahap. Misalnya teguran, peringatan tertulis tiga kali, hingga penutupan lokasi usaha.

"Terkait standar harga, kami tak bisa mengatur. Masing-masing penjual tentu memiliki rasa makanan dan nama dagang yang berbeda-beda. Kami mewajibkan pedagang mencantumkan harga," papar dia. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved