Dua Siswa SMP IT PAPB Semarang Menang di Kejuaraan Roket Air Jawa Tengah 2018.

"Juara pertama dengan jarak paling dekat dengan sasaran. Anak didik kami kemarin 1,3 meter dari target sasaran," katanya

Dua Siswa SMP IT PAPB Semarang Menang di Kejuaraan Roket Air Jawa Tengah 2018.
Tribunjateng.com/Hermawan Handaka
Kepala Sekolah SMP Islam Terpadu PAPB Drs. H. Ramelan saat berbincang kepada kedua anak didiknya Ita Nurhaliza dan Kevin Icasia di ruang Kepala Sekolah, Selasa (18/9). Kedua siswa-siswi kelas 8 SMP IT PAPB Semarang itu kemarin tampil apik dalam kejuaraan roket air daerah Jawa Tengah 2018. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh PRPP Science Center berlangsung 16 September 2018 di kawasan PRPP Semarang. Diikuti 112 peserta, dari sekitar 15 SMP se-Jawa Tengah. Ita Nurhaliza menjadi juara satu kategori tepat. Sementara Kevin Icasia menyabet posisi satu kategori pemula. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan wartawan Tribun Jateng Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ita Nurhaliza dan Kevin Icasia terlihat begitu bahagia menunjukan piala yang baru saja diperoleh, Selasa (18/9). Kedua siswa-siswi kelas 8 SMP IT PAPB Semarang itu kemarin tampil apik dalam kejuaraan roket air daerah Jawa Tengah 2018.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh PRPP Science Center berlangsung 16 September 2018 di kawasan PRPP Semarang. Diikuti 112 peserta, dari sekitar 15 SMP se-Jawa Tengah. Ita Nurhaliza menjadi juara satu kategori tepat. Sementara Kevin Icasia menyabet posisi satu kategori pemula.

Guru Pendamping tim roket air SMP IT PAPB Semarang, Mulyono menjelaskan, pihaknya mengirim 20 peserta dalam ajang tersebut. Namun yang beruntung dan berhasil menjadi juara satu adalah Ita dan Kevin.

Menurutnya, kejuaraan roket air regional Jawa Tengah tahun ini cukup ketat. Proses penilaian berdasarkan tepat sasaran dengan jarak luncur ke target sejauh 80 meter.

"Juara pertama dengan jarak paling dekat dengan sasaran. Anak didik kami kemarin 1,3 meter dari target sasaran," katanya.

Selanjutnya, Ita dan Kevin akan diikutkan ke tahap berikutnya di Kompetisi Roket Air Nasional 2018 di PP IPTEK TMII 28 September - 1 Oktober 2018 mendatang. Sebagai tahapan seleksi untuk mengikuti WRC 2018 (Water Rocket Competition) di Singapura November nanti.

Ita menambahkan, selama proses kejuaraan musuh terberat berasal dari Pekalongan dan Kebumen. Kemudian tantangan selanjutnya adalah alat peluncurnya beda dengan yang dimiliki Sekolah saat latihan.

"Sehingga muncul kepanikan sendiri, tapi Alhamdulillah bisa cepat beradaptasi. Sebab kami sudah mempersiapkan dengan rajin berlatih setiap hari, kurang lebih satu bulan sebelum kejuaraan dimulai," katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP IT PAPB Semarang, Ramelan mengapreasiasi, mengucapkan selamat serta terima kasih atas capain siswanya karena telah mengharumkan nama baik sekolah melalui kejuaraan roket air.

Menurutnya, roket air sudah menjadi icon SMP IT PAPB Semarang. Cukup banyak prestasi ditorehkan dari cabang ini. Setiap ada kejuaraan selalu ikut serta dan menjadi pemenang, walaupun belum bisa menorehkan prestasi di level internasional.

Keseriusan sekolah terhadap roket air berawal dari pengembangan praktek mata pelajaran Fisika hukum Newton. Kemudian terus diminati bahkan roket air masuk dalam ekstrakulikuler sekolah sejak 2011.

Selain meningkatkan kemampuan dalam pelajaran fisika, ekstrakulikuler roket air terbukti mampu berdampak positif bagi kepribadian siswa.

"Mereka menjadi lebih disiplin karena dalam membuat roket air dibutuhkan perhitungan matang, tidak hanya meluncurkan saja tapi dihitung bentuk pesawat, sayap, berat harus dikalkulasi dengan baik," imbuhnya.

Ramelan menambahkan, kedua juara ini akan mewakili Jawa Tengah maju event nasional. Nanti jika pada event nasional mampu masuk enam besar maka maju tingkat internasional.

"Kakak kelas mereka pernah sampai ke Jepang. Semoga saja prestasi ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan," kata Ramelan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/9).

Penulis: hermawan Endra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved