Pemkab Pekalongan Glontorkan Rp 596,6 Miliar Lebih untuk Pembangunan Tahun 2018

Bupati Pekalongan menuturkan, ada beberapa skema program pembangunan langsung dari APBN.

Pemkab Pekalongan Glontorkan Rp 596,6 Miliar Lebih untuk Pembangunan Tahun 2018
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi tanda tangani persetujuan Raperda di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa (18/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkab Pekalongan setujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2018.

Tak tanggung-tanggung, beberapa skama yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sudah dirancang dalam Raperda dan difokuskan untuk sembilan proyek.

Dengan total pembiayaan mencapai Rp 596,6 miliar lebih Pemkab berharap program tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihin menuturkan, ada beberapa skema program pembangunan langsung dari APBN, dan pembangunan-pembangunan yang telah, sedang dan akan dilakukannnya pada 2018.

"Antara lain, pembangunan Pasar Doro sebesar Rp 6 miliar, Sarpras pertanian sebesar Rp 1,7 milliar, program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) terbesar se Jateng yakni Rp 21 miliar. Instalasi Pengelolaan Limbah Tinja (IPLT) Rp 6 miliar, yang akan kami bangun di Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa. Pembebasan lahan untuk pembangunan Tanggul Rob, sharing dari APBN sebesar Rp 30 miliar dan sharing dari APBD Kabupaten Pekalongan sebesar Rp 5 miliar," katanya daat memimpin rapat koordinasi terkait Raperda di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa (18/9/2018).

Baca: Pemkot Pekalongan Terapkan Jalur Putar Balik di Interchange Tol Pemalang-Batang

Asip menambahkan, infrastruktur untuk penanggulangan rob yakni pembangunan tanggul rob pendanaan dana APBN Rp 489 miliar juga tengah dikerjakan.

"Pamsimas, Pemkab Pekalongan mendapatkan bantuan APBN sebesar Rp 4,9 miliar untuk 20 desa, pembangunan Rusunawa, mendapat bantuan APBN sebesar Rp 13 miliar untuk dua tempat, dan yang terakhir Kita juga mendapatkan bantuan dana dari APBN untuk program rehabilitasi rekonstruksi sebesar Rp 20 miliar. Dan Pemkab Pekalongan satu-satunya yang mendapatkan bantuan tersebut. Dana ini untuk memperbaiki kawasan-kawasan yang terkena rob dan daerah-daerah terdampak bencana," jelasnya.

Pihaknya menuturka, sebenarnya masih banyak bantuan-bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi, dari berbagai bidang seperti pendidikan dan sebagainya.

Hal ini menunjukkan bahwa geliat pembangunan yang laksanakan pada 2018 dirasakan oleh masyarakat.

"Pemkab Pekalongan sedang menyelesaikan pembangunan proyek-proyek strategis, antara lain pembangunan Gedung UMKM, pembangunan pasar-pasar, dan kami berharap masyarakat ikut melakukan pengawasan pembangunan proyek-proyek tersebut agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran," timpalnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved