Dari Capaian Kredit KUR Rp 88 Triliun, NPL hanya 0,05%

Capaian itu setara dengan 70,9 persen dari total target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp 123,531 triliun.

Dari Capaian Kredit KUR Rp 88 Triliun, NPL hanya 0,05%
tribunjateng/dok
uang rupiah 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 31 Agustus 2018 sebesar Rp 88 triliun.

Capaian itu setara dengan 70,9 persen dari total target penyaluran KUR tahun ini sebesar Rp 123,531 triliun.

"Dari realisasi penyaluran KUR tersebut, NPL (Non Performing Loan) atau kredit bermasalahnya sebesar 0,05 persen. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan akses pembiayaan bagi usaha kecil," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir, Selasa (18/9).

Iskandar menjelaskan, dari total penyaluran KUR Rp 88 triliun, lokasi penyaluran masih didominasi di Pulau Jawa dengan porsi sebesar 56,1 persen. Kemudian disusul Pulau Sumatera sebesar 19,4 persen, lalu Pulau Sulawesi sebesar 9,5 persen. Kinerja penyaluran KUR tersebut sesuai dengan sebaran UMKM di seluruh Indonesia.

Adapun dari sektornya, porsi penyaluran KUR terhadap sektor produksi mencapai 42,8 persen dari bulan sebelumnya yang hanya 38,5 persen. KUR sektor produksi tersebut mencakup pertanian, perikanan, industri, konstruksi, dan jasa-jasa.

"Penyaluran KUR sektor produksi terus berjalan mengejar target 50 persen tahun ini," ucap Iskandar.

Melihat perkembangan penyaluran KUR hingga mendekati akhir kuartal III tahun ini, pemerintah turut menambah plafon KUR tahun 2018 sebesar Rp 100 miliar. Dengan begitu, plafon KUR tahun 2018 berubah dari yang awalnya Rp 123,53 triliun jadi Rp 123,63 triliun.

Tambahan plafon KUR itu akan diberikan kepada 4 penyalur KUR, dengan 3 penyalur KUR yang minta perubahan alokasi plafon dan 1 penyalur KUR yang mengajukan penurunan plafon KUR.

"Diharapkan, dengan adanya tambahan total plafon KUR tahun ini, maka akan semakin banyak UMKM mendapatkan KUR," ujar Iskandar. (tribunjateng/Kompas.com)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help