Peneliti Undip Raih Izin Peredaran Produk Asap Cair dari BPOM RI

Produk asap cair milik tim Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berhasil mendapatkan izin peredaran produk oleh BPOM RI.

Peneliti Undip Raih Izin Peredaran Produk Asap Cair dari BPOM RI
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Fronthea Swastawati (baju hitam) mendapatkan izin dari BPOM untuk produk asap cairnya di Loka POM Solo, Kamis (20/9/2018).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Produk asap cair milik tim Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berhasil mendapatkan izin peredaran produk oleh BPOM RI.

Melalui produk asap cair ini, olahan makanan berupa ikan bisa dilakukan tanpa harus dibakar menggunakan kayu bakar, dan rasanya bisa lebih nikmat.

Untuk menyempurnakan dan memasarkan produk tersebut, tim peneliti Undip membuat perusahaan bernama PT. Asap Cair Multiguna (ACM).

Penerimaan izin peredaran produk dilakukan di Kantor Loka Pom Solo, Kamis (20/9/2018) sore.

Sang penggagas produk asap cair, Fronthea Swastawati menjelaskan, pembuatan asap cair dilakukan tim Undip agar makanan terutama ikan bisa dihidangkan secara lebih nikmat.

Selain itu, juga dalam proses pengolahannya tak mengakibatkan efek samping.

"Dari penelitian dan pengembangan produk ini selama 20 tahun, kami menilai bahwa ikan yang diolah yakni dipanggang menggunakan kayu menciptakan zat tar di ikan, yang berakibat pada tubuh," paparnya.

Cara mengolah makanan menggunakan asap cair ini, jelas Fronthea, adalah ikan atau daging yang ingin dipanggang cukup dituangkan asap cair yang oleh tim Undip diproduksi yakni 250 ml dan 1 liter.

Setelah ikan atau daging dituangkan asap cair itu, jelas Fronthea, cukup ditunggu sebentar saja agar makanan menjadi sempurna penyajiannya.
"Cita rasanya tak kalah dengan makanan yang dipanggang menggunakan kayu, tetapi tak ada efek negatifnya," ujar dia.

Halaman
12
Tags
undip
BPOM
Penulis: akbar hari mukti
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved