29 Orang Tewas setelah Tenggak Miras Oplosan, dan Puluhan Orang Sempoyongan

Pihak berwenang Malaysia menyatakan, jumlah korban tewas kasus keracunan minuman keras alkohol bertambah menjadi 29 orang.

29 Orang Tewas setelah Tenggak Miras Oplosan, dan Puluhan Orang Sempoyongan
net
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Pihak berwenang Malaysia menyatakan, jumlah korban tewas kasus keracunan minuman keras alkohol bertambah menjadi 29 orang.

Sementara, 47 orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit karena keracunan metanol, dengan beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Melansir Channel News Asia, Sabtu (22/9), 9 dari korban tewas merupakan warga negara Malaysia, sementara sisanya berasal dari Myanmar, Nepal, dan Banglades.

Polisi sedang menyelidiki kasus ini sebagai tindak pembunuhan yang bakal membawa hukuman penjara bagi pelakunya hingga 10 tahun, denda, atau keduanya.

Miras yang dioplos memang sangat populer di kalangan pekerja migran yang miskin di Malaysia, yang merupakan negara dengan pajak alkohol tinggi.

Polisi meyakini, para korban telah meminum dua merek wiski dan satu merek bir yang dibeli dari berbagai toko.

Media lokal menyebutkan, tiga merek yang dimaksud adalah Mandalay Whiskey, King Fisher Beer, dan Grand Royal Whiskey.

Pihak berwenang Malaysia telah menggerebek ratusan toko di Kuala Lumpur dan Negara Bagian Selangor di sekitarnya.

Petugas juga menyita stok alkohol dalam jumlah besar. Sejauh ini, ada sembilan orang yang ditangkap terkait fenomena miras oplosan perenggut nyawa.

Otoritas kesehatan Malaysia telah mendesak warga dengan gejala keracunan metanol seperti sakit perut, mual, muntah, sakit kepala dan penglihatan berkurang setelah mengkonsumsi minuman beralkohol, untuk mencari perawatan medis segera. (tribunjateng/kps/cna)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help