Dinkes Jateng Gandeng Lintas Profesi untuk Advokasi Kawasan Tanpa Rokok

Dari data yang ada hingga September 2018, sudah ada 17 perturan di Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah tentang KTR.

Dinkes Jateng Gandeng Lintas Profesi untuk Advokasi Kawasan Tanpa Rokok
bare kingkin kinamu

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan advokasi untuk mengatur Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
Menindaklanjuti hal tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng menindaklanjuti penyusunan UU KTR di Hotel Chanti, Jumat (28/9/2018).

Dari data yang ada hingga September 2018, sudah ada 17 perturan di Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah tentang KTR.

Berikut rinciannya:
1. 8 Kota/ Kabupaten di Jateng mengeluarkan Perda
Kota Semarang, Pati, Kabupaten Sragen, Kebumen, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Salatiga.

2. Ada 9 Kota/ Kabupaten di Jateng yang mengeluarkan Perbub dan Perwal
Kota/ Kabupaten tersebut meliputi: Purbalingga, Banjarnegara, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Kudus, Pemalang, Kota Surakarta, dan Kota Tegal.

"Dengan menggandeng OPD, Organisasi masyarakat, dan tenaga ahli diharapkan pergub tentang KTR bisa tersusun," tutur bagian Promkes Dinkes Jateng, Siti Nurngaini, SKM, M.Kes.

Dalam kesempatan tersebut hadir Dosen FKM Undip, DR. dr. Bagus Widjanarko dan Kepala Biro Hukum Setda Prov Jateng, Sugeng sebagai narasumber.

"Minimal dengan peraturan yang ketat, tidak ada perokol pasif yang terpapar asap rokok. Karena baik perokok aktif maupun pasif sama-sama tidak baik untuk kesehatan," tutur Bagus Widjanarko kepada Tribunjateng.com. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved