Hari Kesaktian Pancasila

Panglima TNI: Ancaman PKI Sudah Tidak Ada

Sehingga, Hadi pun meminta seluruh masyarakat untuk mengirim doa untuk para pahlawan revolusi.

Panglima TNI: Ancaman PKI Sudah Tidak Ada
Puspen TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Mensos RI Agus Gumiwang Kartasasmita dan Kepala BNPB Willem Rampangilei meninjau rencana lokasi pemakaman massal yang bertempat di Tempat Pemakaman Umum Paboya, Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Lokasi pemakaman yang berjarak sekitar 15 km dari Bandara Mutiara Sis Al Jufri diperkirakan mampu menampung korban yang meninggal dunia. Penggalian makam menggunakan alat berat akan dilakukan malam ini dan diperkirakan besok sudah dapat digunakan. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan sudah tak ada ancaman terkait Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal ini merujuk pada adanya pemutaran film G30S/PKI di beberapa tempat.

Ia mengatakan, PKI bukanlah ancaman lagi bagi Indonesia karena adanya Tap MPRS.

"Ancaman sudah tidak ada. Kan sudah ada Tap MPRS yang sudah melarang ideologi komunis," ujar Hadi Tjahjanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (30/9/2018).

Baca: Ada 8 Jenderal Akan Diculik pada G30S/PKI, Brigjen Ahmad Soekendro Selamat Berkat Soekarno

Di sisi lain, ia menilai masyarakat Indonesia harus tetap mengetahui PKI merupakan salah satu bagian sejarah yang tak bisa dipisahkan dari bangsa ini.

Sehingga, Hadi pun meminta seluruh masyarakat untuk mengirim doa untuk para pahlawan revolusi.

Baca: Hasil Forensik Ungkap Tidak Ada Pencungkilan Mata di Tragedi Penculikan 7 Jenderal

"Masyarakat Indonesia harus tahu bahwa komunis adalah bagian dari sejarah kelam yang seluruh bangsa Indonesia harus tahu," kata dia.

"Karena itu pada hari ini kita kirim doa untuk pahlawan revolusi," ujarnya.

 (*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved