Kadinkes Jateng: Niat Jadi Modal Utama Berhenti Merokok

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menggencarkan sosialisasi terkait bahaya rokok dan bagaimana untuk berhenti.

Kadinkes Jateng: Niat Jadi Modal Utama Berhenti Merokok
bare kingkin kinamu
Kadinkes Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo usai acara Gayeng Germas Prov Jateng, Jumat (27/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa perokok sadar akan bahaya tersebut namun untuk berhenti masih mengalami kendala, yakni ketagihan dengan rasa nikotin.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menggencarkan sosialisasi terkait bahaya rokok dan bagaimana untuk berhenti.

Sosialisasi tersebut dilakukan melalui berbagai media, radio, elektronik, dan lainnya.

"Kunci utama untuk berhenti merokok yakni niat," tutur Kadinkes Jateng dr. Yulianto Prabowo, M.Kes.
Selain itu Yulianto mengungkapkan di beberapa rumah sakit dan puskesmas sudah memiliki klinik konsultasi rokok.

Klinik ini berguna untuk para perokok aktif yang ingin berhenti, namun mengalami kendala.

Saat talkshow di Radio Idola pada Selasa (2/10/2018), Terapis dari Balkesmas Magelang Ruspratikno Abimanyu, S.Kep,Ners mengemukakan jenis-jenis terapi yang bisa dilakukan perokok aktif.

Selain itu narasumber lain pada talkshow ini yakni Kadinkes Jateng, Yulianto Prabowo dan DR, dr. Bagoes Widjanarko, MPH.

"Bergantung dengan seberapa kuat niat mereka. Kalau mereka masih bisa mengendalikan, relaksasi bisa dilakukan," jelas Abimanyu kepasa Tribunjateng.com, Rabu (3/10/2018).

Bagoes Widjanarko dalam talkshow kemarin, mengungkapkan terkait perubahan perilaku.

"Orang yang sudah terbiasa merokok, memang harus dirubah perilakunya. Untuk merubah perilaku memang membutuhkan waktu," jelas Bagoes. (kin)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved