Tekan Angka Penyakit Tidak Menular Pemkot Pekalongan Sosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Dinas Kesehatan Kota Pekalongan gelar sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat.

Tekan Angka Penyakit Tidak Menular Pemkot Pekalongan Sosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
Sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) tingkat Kota Pekalongan di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Rabu (3/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Kesehatan Kota Pekalongan gelar sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) tingkat Kota Pekalongan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan tersebut, membahas terkait penyuluhan Germas ke masyarakat Kota Batik, Rabu (3/10/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budi menuturkan, sosialisasi dan kampanye gerakan masyarakat hidup sehat sudah dicanangkan sejak 2017 dan disosialisasikan kepada masyarakat agar semakin masif.

"Sosialisasi harus terus dilakukan agar masyarakat ikut tergerak, selain itu partisipasi dari stakeholder seperti kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak rumah sakit juga berpengaruh dalam menyukseskan program tersebut," katanya.

Baca: Kampanye Germas Tumbuhkan Kebiasaan Hidup Sehat

Budi menambahkan, perlunya partisipasi undangan untuk menggerakkan masyarakat sebagai tindak lanjut gerakan masyarakat sehat.

"Sudah ada beberapa kebijakan atau regulasi yang dilakukan Pemerintah kota Pekalongan, satu di antaranya dengan edaran yang berisi implementasi Germas ke seluruh komponen masyarakat, hal yersebut dilakukan agar para stakeholder dapat mengajak masyarakat untuk melaksanakan edaran dari Pemkot tersebut,” terangnya.

Pihaknya terus menggenjot adanya kesadaran masyarakat terkait program Germas, guna memenuhi target yang dicanangkan Pemkot yaitu penurunan angka penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, dan kolesterol.

"Harapannya masyarakat semakin sadar dan senantiasa melakukan tes kesehatan, kegiatan fisik secara rutin, dan makan dengan gizi seimbang,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz berharap kegiatan tersebut dapat menjadikan masyarakat terbiasa untuk hidup sehat.

“Germas merupakan gerakan yang diwajibkan dari pemerintah pusat tahun lalu, mudah -mudahan para undangan yang hadir dapat menyampaikan kepada masyarakat," tutur Saelany.

Disebutkan Saelany bahwa tokoh agama dan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut memiliki kewajiban untuk menyampaikan kepada seluruh warga di Kota Pekalongan agar berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Semoga capai dari Germas bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Pekalongan," timpalnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved