Kabupaten Tegal Bergairah Kembangkan Desa Wisata, Strategi Wisata Korea Pun Dipakai

Pemerintah Kabupaten Tegal getol meningkatkan kemandirian masyarakat desa dengan pengembangan desa wisata

Kabupaten Tegal Bergairah Kembangkan Desa Wisata, Strategi Wisata Korea Pun Dipakai
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Objek wisata Tuk Mudal di desa wisata Cempaka Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI - Pemerintah Kabupaten Tegal getol meningkatkan kemandirian masyarakat desa dengan pengembangan desa wisata.

Desa wisata dinilai dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). Serta, meningkatkan kesejahteraan warga desa setempat.

Karena itu, Pemkab Tegal berusaha mengembangkan desa wisata sebanyak mungkin.

Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, menyatakan pengembangan desa wisata akan dikembangkan dari daerah terpencil atau terluar terlebih dahulu.

"Apa yang dipunyai desa itu, ya akan kami kembangkan jadi tempat wisata. Jadi mengembangkan dan membangun potensi yang ada, bukan membuat baru tempat wisata. Pariwisata jadi potensi desa selain pertanian dan perikanan dan sebagainya," kata Joko, Jumat (5/10/2018).

Daerah pinggiran yang sudah dikembangkan potensi wisatanya yakni Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa. Desa ini berada di ujung tenggara yang berbatasan dengan Kabupaten Brebes.

Di desa ini dapat dijumpai tuk bening atau sumber mata air jernih serta pasar slumpring yakni pasar yang pembayarannya menggunakan koin bambu. Potensi alam di desa ini mampu menarik wisatawan datang.

Kemudian, ada Desa Luwijawa di Kecamatan Jatinegara. Desa ini berdekatan dengan Kabupaten Pemalang.

Buah durian dan kesenian sintren menjadi potensi wisata yang dikembangkan di daerah ini. Sehingga festival durian dan budaya kerap diadakan di desa ini untuk menarik wisatawan.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help