Pilpres 2019

Disebut Bukan Lumbung Suara, Partai Pengusung Deklarasi Capres Jokowi di Kota Tegal

Kota Tegal disebut bukan lumbung suara bagi pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Disebut Bukan Lumbung Suara, Partai Pengusung Deklarasi Capres Jokowi di Kota Tegal
Tribun Jateng/ Mamdukh Adi Priyanto
Pembacaan deklarasi Pemilu damai di Kota Tegal.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kota Tegal disebut bukan lumbung suara bagi pasangan nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Disebut bukan lumbung suara lantaran satu faktornya yakni wali kota terpilih bukan dari koalisi partai pendukung Jokowi.

Karena itu, partai koalisi di Kota Tegal mengadakan deklrasi capres- cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Mulya Dana Kota Tegal, Jumat (5/10/2018) malam.

Deklrasi tersebut juga sekaligus konsolidasi untuk kemenangan pasangan nomor urut 01 serta kemenangan calon legislatif masing-masing partai pendukung pada Pemilu 2019.

Pimpinan partai koalisi pengusung tingkat cabang Kota Tegal dan juga para calon legislatif serta ratusan kader dan simpatisan partai hadir.

Kader partai yang hadir antara lain dari PDIP, Golkar, NasDem, Perindo, Hanura, PPP, PKB, dan PSI.

Ketua tim kampanye partai koalisi pengusung dan pendukung Jokow-Amin Kota Tegal, Eddy Suripno, menyatakan pihaknya menargetkan kemenangan bagi pasangan Jokowi-Amin.

"Kami tidak menargetkan berapa persen. Namun yang jelas menang secara maksimal," kata Eddy yang juga Ketua DPC PDIP Kota Tegal.

Ia menuturkan kader partai koalisi di Kota Tegal sangat bersemangat memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Sehingga, Kota Tegal tetap berkontribusi atau lumbung suara untuk pasangan tersebut.

Selain itu, mereka juga bertekad memenangkan pemilihan calon legislatif di parlemen masing- masing.

Sementara, anggota DPR-RI dari Partai Golkar Dapil IX (Brebes, Tegal, Kota Tegal), Agung Widyantoro, menuturkan optimistis Jokowi dapat merebut suara maksimal di Kota Tegal.

"Kami yang di pusat menjadi saksi atas hasil kerja nyata Presiden Jokowi selama ini. Yakni dengan kebijakan- kebijakan yang berani," ucapnya.

Misalnya, kata dia, stabiisasi harga BBM di semua wilayah, pembangunan insfrastruktur yang sudah menembus daerah terisolir serta membangun Indonesia dari daerah terluar.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved