Sosialisasikan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng, Pegawai Dinkes Main Kethoprak

Kesehatan ibu hamil perlu diperhatikan sejak dini, seperti asupan gizi yang dimakan dan pola hidup sehat lainnya.

Sosialisasikan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng, Pegawai Dinkes Main Kethoprak
bare kingkin kinamu
Kadinkes Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo usai acara Gayeng Germas Prov Jateng, Jumat (27/7/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kesehatan ibu hamil perlu diperhatikan sejak dini, seperti asupan gizi yang dimakan dan pola hidup sehat lainnya.

Mendukung progam Pemprov Jateng, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyosialisasikan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng melalui kebudayaan.

"Dalam kesempatan kali ini kami sosialisasikan Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng dengan nguri-nguri kebudayaan Jawa," tutur Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo, M.Kes kepada Tribunjateng.com.

Pegawai Dinkes Jateng pada Jumat malam shooting Ketoprak Germas dengan lakon Beranak Dalam Kubur yang akan tayang di beberapa stasiun televisi.

Ketoprak tersebut mengisahkan tentang pentingnya memerhatikan kesehatan ibu hamil.

"Ini merupakan cara untuk mencegah dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah," jelas Yulianto.

Apa saja yang wajib dilakukan ibu hamil. Inilah hal yang perlu diketahui:

1. Memeriksakan kehamilan minimal 4 kali ke Bidan dan dokter di layanan kesehatan Puskesmas dan RS atau bisa juga di Posyandu.

Pemeriksaan ini minimal 4 kali selama masa kehamilannya.

2. Memahami tanda bahaya kehamilan.
Ibu hamil perlu mewaspadai adanya mual dan muntah terus menerus, kaki tangan bengkak, sering pusing, demam tinggi, pendarahan pada triwulan 1 dan triwulan 3, air ketuban keluar sebelum waktunya.

3. Ibu hamil harus mempelajari buku KIA, pahami dan ikuti petunjuk yang ada.

4. Ibu hamil saat persalinan harus dengan tenaga kesehatan yang kompeten.

Itulah hal-hal yang perlu dilakukan ibu hamil. Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng ini juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk peduli dan empati kepada ibu hamil, minimal menanyakan kapan terakhir periksa kehamilan dan lainnya. (Kin)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved