Serukan Germas, Kemenkes RI Ajak Warga Kabupaten Tegal Untuk Rutin Cek Kesehatan

Kementerian Kesehatan RI mulai menyerukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Serukan Germas, Kemenkes RI Ajak Warga Kabupaten Tegal Untuk Rutin Cek Kesehatan
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Kementerian Kesehatan RI mulai menyerukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kementerian Kesehatan RI mulai menyerukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kali ini, sekitar 300 lebih warga di wilayah Kecamatan Kramat, mengikuti sosialisasi Germas di Gedung BMT Kramat, Kabupaten Tegal, Minggu (7/10/2018).

Sosialisasi Germas ini sendiri untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) nomer 1 tahun 2017 tentang mencegah munculnya penyakit tidak menular melalui gaya hidup sehat.

Selain dari Kemenkes RI, adapun hadir pihak Dinkes Kabupaten Tegal, Kecamatan, Koramil, Polsek Kramat, dan Anggota DPR RI, Dewi Aryani yang ikut membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kasi Penyebarluasan Informasi Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan Kemenkes RI, Theresua Irawati menuturkan, penyakit tidak menular yang kini marak diderita masyarakat Indonesia antara lain, Jantung, Stroke, Hipertensi, dan Diabetes.

"Ini meningkat banyak, baik yang rawat inap maupun jalan. Penyakit ini muncul karena perilaku gaya hidup yang tidak sehat," kata Theresia kepada Tribunjateng.com, Minggu (7/10/2018).

Gaya hidup tidak sehat, kata Theresia, biasanya muncul dari pola konsumsi makanan yang lebih dominan lemak dan karbohidrat, ketimbang sayuran dan buah.

Kemudian gaya hidup melalui aktivitas fisik semakin rendah karena seiring peningkatan teknologi.

"Masyarakat Indonesia untuk konsumsi sayur dan buah masih sedikit. Aktivitas fisik pun semakin berkurang seiring berkembangnya aktivitas teknologi," tambahnya.

Maka dari itu, dia mengajak agar masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tegal mulai sadar untuk secara rutin mengecek kesehatannya.

"Selain mulai hidup sehat, para warga juga diminta rutin cek kesehatan. Bagi penderita resiko hipertensi, minimal sebulan sekali atau seminggu sekali. Kalau normal, bagi yang memiliki gula darah atau kolesterol minimal enam bulan sekali cek kesehatan," terang dia.(*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved