Mengadopsi Tradisi Holi di India, Colour Run akan Digelar di Telaga Merdada Dieng

Di tempat finish itu, aksi lempar bubuk warna-warni dimulai. Di sesi ini, keseruan acara ini berada di puncaknya

Mengadopsi Tradisi Holi di India, Colour Run akan Digelar di Telaga Merdada Dieng
GOOGLE
Ilustrasi lari 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA-Lari temasuk cabang olahraga yang banyak dilombakan. Meskipun tidak melulu untuk kejuaraan, namun sekadar untuk berburu kesenangan. Terlebih olahraga ini bisa melibatkan sebanyak-banyaknya orang hingga berlangsung meriah.

Seperti pada penyelenggaraan Colour Run di Telaga Merdada Batur Banjarnegara, (21/10) mendatang. Kegiatan ini bukan hanya ajang lari biasa. Peserta bukan hanya akan tersehatkan melalui kegiatan ini, namun juga mendapatkan kesenangan.

Colour run boleh dibilang mengadopsi tradisi Holi di India yang menjelma menjadi festival budaya. Dalam festival itu, seluruh peserta akan saling melempar serbuk warna-warni yang menjadi ciri khas kegiatan ini. Begitu pun dalam colour run yang diselenggarakan di dataran tinggi Dieng ini.

Bedanya, dalam festival colour run ini, para peserta akan diajak lebih dulu untuk berlari sesuai tema yang diusung.

Rute lari akan dimulai dari lapangan desa Karangtengah dan berakhir di Telaga Merdada yang menjadi pusat kegiatan dalam rangkaian festival ini.

Di tempat finish itu, aksi lempar bubuk warna-warni dimulai. Di sesi ini, keseruan acara ini berada di puncaknya. Peserta harus siap kaus putih yang dikenakannya belumuran bubuk warna-warni.

"Setiap leserta akan mendapatkan kaus putih dan bubuk warna-warni. Nanti saling lempar bubuk di telaga,"kata pengelola wisata telaga Merdada Irhamto

Irhamto mengatakan, acara ini juga terinspirasi perayaan kelulusan siswa yang kerap diwarnai dengan aksi corat coret baju menggunakan cat warna-warni.

Pihaknya ingin mengarahkan tren di kalangan remaja usia sekolah itu ke kegiatan yang lebih terpuji. Melalui colour run, para pemuda dapat sepuasnya melakukan aksi itu menggunakan bubuk warna-warni tanpa harus mengganggu ketertiban seperti dalam perayaan kelulusan.

Hingga saat ini, lebih dari 150 orang mendaftar menjadi peserta colour run. Kegiatan ini dipusatkan di telaga Merdada yang merupakan satu di antara objek wisata unggulan di dataran tinggi Dieng.

Para peserta even ini sekaligus dapat menikmati panorama alam Telaga Merdada yang memanjakan mata. Pengunjung juga dapat menjelajah banyak destinasi lain di Dieng yang tak kalah menarik.

"Acara ini dikonsep untuk promosi wisata,"katanya

Colour run hanyalah satu di antara rangkaian kegiatan Festival Telaga Merdada 2018.

Malam harinya, pengunjung bisa ikut tradisi melepas energi negatif pada acara Larung Sukerta. Di acara Larung Sukerta Festival Merdada ini, pengunjung yang terdaftar akan mendapatkan satu cup kopi khas Dieng secara gratis.  (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help