Liputan Khusus

Multiplier Effect Desa Wisata di Jawa Tengah Luar Biasa

Pada Jambore Pokdarwis tingkat Jateng, dia menambahkan, Desa Wisata Dasun, Kecamatan Lasem, berhasil menyabet gelar juara.

Multiplier Effect Desa Wisata di Jawa Tengah Luar Biasa
dina indriani
Jambore Pokdarwis Sebagai Ajang Silaturahmi dan Tingkatkan Peran Pengembangan Wisata 

TRIBUNJATENG.COM -- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rembang, Dwi Purwanto mengatakan, beragam potensi wisata di kabupaten itu sejatinya tak kalah dari wilayah lain di provinsi ini.

Hanya, menurut dia, sejumlah objek wisata itu masih membutuhkan sentuhan dan polesan di beberapa lini agar lebih tampak menarik di mata wisatawan.

"Rembang itu punya banyak potensi, tinggal bagaimana memolesnya. Tentu, kami juga butuh banyak belajar dari daerah lain yang sudah lebih maju dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisatanya," kata Dwi, kepada Tribun Jateng, akhir pekan lalu.

Pada Jambore Pokdarwis tingkat Jateng, dia menambahkan, Desa Wisata Dasun, Kecamatan Lasem, berhasil menyabet gelar juara. Hal itu dinilai menjadi satu bukti potensi lokal Rembang dapat diandalkan bila dikelola secara baik.

"Multiplier effect dari geliat pengelolaan desa wisata itu luar biasa. Dapat menggerakkan ‎ekonomi kerakyatan secara signifikan," ucapnya.

Kabid Destinasi Wisata Disbudpar Rembang, Nanang menuturkan, dalam jambore yang digelar di Brebes pada Juli 2018 lalu itu, Dasun bisa menampilkan secara apik potensi lokal yang dimiliki.

Hal itu semisal pengelolaan potensi destinasi wisata, produk olahan lokal di antaranya urap dan rengginan latoh, kopi lelet, batik, dan lain-lain.

"Saya kira, Dasun ini memang punya potensi yang masih bisa dimaksimalkan lagi. Masyarakat sana sudah open (peduli-Red) terhadap wisatawan," ujarnya.

Nanang menyatakan, potensi wisata lain di Dasun antara lain susur Sungai Lasem yang dinilai punya daya tarik tinggi. Hal itu mengingat Sungai Lasem kaya akan nilai sejarah.‎

Menurut dia, sungai itu merupakan pintu masuk armada Laksamana Cheng Ho saat mendarat di Lasem. Ke arah selatan, sungai itu juga sebagai jalur masuk candu di Lasem.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved