Senja Kala Perajin Emas dan Perak asal Kabupaten Tegal

Nama sentra kerajinan emas dan perak di Kabupaten Tegal yang disematkan di desa tersebut hampir tidak berbekas

Senja Kala Perajin Emas dan Perak asal Kabupaten Tegal
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Kepala desa Prupuk Selatan, Istikomah Pariyati 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI- Para perajin tradisional emas dan perak di Desa Prupuk Selatan, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal merasakan dampak persaingan dengan pasar global dan perkembangan teknologi.

Nama sentra kerajinan emas dan perak di Kabupaten Tegal yang disematkan di desa tersebut hampir tidak berbekas. Tidak ada lagi perajin yang memproduksi emas atau pun perak khas Tegal.

Beberapa perajin hanya menerima jasa perbaikan dan sepuh perhiasan emas, itu pun jika ada.

Kepala Desa Prupuk Selatan, Istikomah Pariyati, membenarkan bahwa perajin emas dan perak di wilayahnya memasuki masa senja kala.

"Memang cukup memprihatinkan. Saat ini sudah tidak ada yang memproduksi lagi. Akhirnya para perajin pergi merantau ke luar daerah," kata Istikomah, Senin (8/10/2018).

Perajin yang merantau, kata dia, juga bekerja sebagai perajin emas dan perak di kota- kota besar, semisal Jakarta.

Mereka mencoba peruntungan nasib yang lebih baik di kota orang.

Istikomah mengatakan, total ada sekitar 50 perajin di desa tersebut.

"Ada beberapa permasalahan yang dihadapi perajin sehingga mereka harus ke luar kota," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved