Banyaknya Lubang dan Jalan Bergelombang di Jalan Pantura Dikeluhkan Pengendara

Terutama pengendara kendaraan roda dua yang acap kali mengeluhkan kondisi jalan tersebut

Banyaknya Lubang dan Jalan Bergelombang di Jalan Pantura Dikeluhkan Pengendara
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Perbaikan Jalan KH Mansyur Kota Pekalongan, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUJATENG.COM, PEKALONGAN - Jalan bergelombang di Jalan Raya Pantura Batang - Pekalongan dianggap membahayakan para pengendara, bahkan tak jarang pengendara yang tak hati-hati hampir celaka saat melintas.

Terutama pengendara kendaraan roda dua yang acap kali mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

Banyaknya lubang dan padatnya lalu lalang kendaraan berat juga menambahkan kewaspadaan para pengendara sepeda motor saat melintasi Jalan Raya Pantura Batang - Pekalongan.

Heri Nugraha (37) satu di antara pengguna jalan saat ditemui Tribunjateng.com di Jalan Raya Pantura menuturkan, pernah terjungkal karena roda kendaraannya menghantam lubang jalan.

"Untung saja waktu itu tidak begitu padat kendaraan yang melintas, walaupun luka ringan di lutut, namun saya sedikit trauma kalau ada jalan rusak saat melintas Pantura," katanya, Selasa (9/10/2018).

Pihaknya menyarankan, agar pengendara sepeda motor lebih waspada saat melintas di Jalan Raya Pantura.

"Kalau bisa lewat sisi kiri, karena mayoritas sisi kanan jalan bergelombang, bahkan aspal sampai membentuk cekungan seperti bekas roda truk," jelasnya.

Sementara itu, Adi Cahyono (27) lebih beruntung daripada Heri, walaupun ia pernah hampir celaka karena jalan bergelombang, ia yang bekerja sebagai pengendara ojek online tak pernah terjatuh.

"Kalau saya pernah hampir terjatuh, karena jalan bergelombang, namun beruntung tak sampai terjatuh," paparnya.

Adi yang setiap harinya lalu lalang di Jalur Pantura untuk mengantarkan pelanggan, berharap ada perbaikan karena kondisi jalan sangat memprihatikan.

"Jangan hanya diperbaiki saat arus mudik, kalau bisa dipantau betul-betul karena taruhannya nyawa jika pengendara harus menerjang jalan dengan kondisi buruk," ujarnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved