Waduh, Anak-anak SD dan SMP pun Jadi Korban Jambret

Waduh, Anak-anak SD dan SMP pun Jadi Korban Jambret di Jalan Diponegoro, Genuk, Ungaran.

Waduh, Anak-anak SD dan SMP pun Jadi Korban Jambret
THINKSTOCKS/ADRIAN HILMAN
Ilustrasi jambret 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Peristiwa penjambretan terjadi di Kabupaten Semarang, tepatnya di Jalan Diponegoro, sekitaran Rumah Makan Mang Engking, Genuk, Ungaran pada Senin (8/10/2018) siang. Sasaran penjambretan ini ialah anak-anak di bawah umur atau anak sekolah.

Contohnya peristiwa yang menimpa Eka (14) siswa kelas 9 SMP 1 Bawen menjadi korban penjambretan. Saat itu Eka bersama Annisa, teman satu kelasnya pulang sekolah, berjalan di trotoar Jalan Diponegoro tepatnya sekitaran Rumah Makan Mang Engking sekitar pukul 14.30.

Kemudian mereka didatangi oleh seseorang laki-laki berbadan tinggi-besar mengenakan jaket hitam mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam.

"Ia tiba-tiba menghampiri kami, meminta tolong untuk memfotokan knalpot yang dia bawa," ujar Eka.

Sosok pria ini memang tidak dikenal oleh Eka dan Annisa.

Eka menilai awalnya ramah dan tidak ada kecurigaan pada orang tersebut.

Pria tersebut meminta mereka berhenti di depan gapura Jalan Mawar II. Sampai lokasi yang berjarak 30 meter dari lokasi mereka ketemu dan setelah memfotokan knalpot yang dia bawa, pria tak dikenal ini minta handphone Xiomi 5 milik Eka, dengan alasan akan menuliskan nomor teleponnya.

"Pria itu tidak menulis nomor telpon atau foto knalpotnya, tapi malah dibawa lari. Saya langsung teriak jambret. Karena saya pakai sepatu pantovel sehingga tidak memungkinkan untuk lari kejar penjambret," ungkap Eka.

Kejadian serupa sudah beberapa kali di sekitar Genuk, korbannya seluruhnya anak-anak SD dan SMP. Hal tersebut disampaikan oleh Prapto (60) warga Jalan Mawar II, Genuk, Ungaran.

"Ada tetangga kami anak sekolah yang sudah dua kali menjadi korban penjambretan. Penjambret nampaknya menyasar anak SD yang memiliki handphone. Kalau kami hitung sudah lima kali terjadi penjambretan," ujar Prapto. (*)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved