15 Tahun Tragedi Paiton, 7 Fakta Mengerikan Kecelakaan Bus yang Tewaskan 54 Siswa dan Guru Sleman

Peristiwa mengerikan yang terkenal dengan julukan Tragedi Paiton itu terjadi di kawasan Banyu Blugur, Situbondo, Jawa Timur.

15 Tahun Tragedi Paiton, 7 Fakta Mengerikan Kecelakaan Bus yang Tewaskan 54 Siswa dan Guru Sleman
SAFETYFIRESEARCH
Ilustrasi bus terbakar 

TRIBUNJATENG.COM - Terbakarnya bus pengangkut 54 siswa dan guru dari SMK Yapemda 1 Sleman di Situbondo, Jawa Timur, sudah berlalu 15 tahun.

Peristiwa mengerikan yang terkenal dengan julukan Tragedi Paiton itu terjadi di kawasan Banyu Blugur, Situbondo, Rabu (8/10/2003) malam.

Seluruh penumpang yang ada di dalam bus, kecuali kernet dan sopir, tewas terbakar.

Dalam perjalanan pulang ke Yogyakarta, setelah melakukan study tour dan wisata di Bali, 54 orang itu justru pulang dalam kondisi tak bernyawa.

Berikut tujuh fakta mengerikan Tragedi Paiton, seperti TribunJogja.com, dikutip dari berbagai sumber.

1. Terbakar Setelah Ditabrak Truk Kontainer dari Depan dan Dihantam Tronton dari Belakang

Bus AO Transport tersebut terbakar setelah truk kontainer memotong jalur dari arah berlawanan dan menabraknya.

Lalu sejurus kemudian dihantam truk tronton dari belakang.

Tangki truk tronton pecah sehingga menyebabkan munculnya percikan api dan akhirnya merembet ke badan bus.

Kebakaran begitu cepat terjadi, ditengarai karena adanya bahan-bahan yang mudah terbakar di dalam bus, seperti tas dan karpet yang ditaruh di kursi.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help