Rektor Unissula: Muhasabah Muharam sebagai Momen Kebangkitan Islam

Tak kurang pada peringatan Muharram ini, Unissula sebagai perguruan tinggi Islam ingin memberikan sumbang saran bagi ilmu

Rektor Unissula: Muhasabah Muharam sebagai Momen Kebangkitan Islam
tribunjateng/alaqsha gilang
MoU - Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan PhD menandatangani nota kesepahaman dengan Startup Center, Muhaimin Iqbal di gedung Kedokteran Unissula pada Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi Islam diinginkan mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Satu diantaranya dalam menyongsong kehadiran revolusi industri digital. Revolusi industri sekaligus membuat pergeseran dan perubahan gaya hidup manusia seiring keberadaan internet, data elektronik, hingga teknologi kecerdasan buatan.

''Tak kurang pada peringatan Muharram ini, Unissula sebagai perguruan tinggi Islam ingin memberikan sumbang saran bagi ilmu, pengetahuan, dan masyarakat luas. Kami ingin merayakannya dalam suasana akademi mengambil tema "Muhasabah Muharram sebagai Momen Kebangkitan Islam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0," tutur Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan PhD, di Gedung Fakultas Kedokteran, Selasa (9/10/2018).

Dia hadir dalam puncak acara peringatan Muharam 1440 H yang menjadi kegiatan tahunan kampus itu.

Hadir pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), dosen, mahasiswa, karyawan, dan tamu undangan.

Forum itu juga menjadi ajang pemberian penghargaan pada ulama kenamaan KH Imam Zarkasyi.

Mendiang, menerima penghargaan Budaya Akademi Islami (Budai) Award karena peran dan dedikasinya untuk mengembangkan pendidikan Islami.

Penyerahan piagam penghargaan Budai Award disampaikan kepada Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi mewakili keluarga almarhum Imam Zarkasyi.

Forum itu juga mengundang Chairman of Indonesia Start Up Center Muhaimin Iqbal sebagai keynote speaker.

Prabowo mengatakan untuk menghadapi era global kampus ini banyak mengambil terobosan. Misalnya juga dengan mengenalkan konsep Budai.

Konsep ini sekaligus mendorong mereka menuju universitas Islam yang bertaraf Internasional, berwawasan lingkungan, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Utamanya juga untuk melahirkan generasi unggulan.

''Berbagai langkah strategis untuk mewujudkan cita-cita tersebut telah dilakukan oleh para Rektor Unissula antara lain alm Dr dr Rofiq Anwar SpPA yang merumuskan budai sebagai strategi pembelajaran. Kemudian Prof Dr Laode M Kamaluddin, yang telah membangun jaringan internasional dan mencanangkan Unissula sebagai World Class Cyber Islamic University (WCIU),'' terangnya.

Selain itu juga mantan rektor Anis Malik Thoha PhD ikut mengawali Unissula berprestasi hingga di tingkat internasional.

Adapun Muhaimin Iqbal mendorong mahasiswa untuk bersedia mengasah jiwa wirausaha. Dia menyatakan memilih jalan karir sebagai pengusaha adalah prinsip yang mulia. Sebab, juga bagian dari nilai-nilai keislaman untuk menolong orang lain melalui penciptaan lapangan kerja. (*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved