Yayasan Astra: Industri Manufaktur Logam di Kabupaten Tegal sudah lebih Maju

YDBA mengunjungi Kabupaten Tegal melihat hasil program pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM), Rabu (10/10/2018) ini.

Yayasan Astra: Industri Manufaktur Logam di Kabupaten Tegal sudah lebih Maju
tribunjateng/akhtur gumilang
LOGAM - Pembuatan komponen manufaktur otomotif kendaraan bermotor di Bengle, Talang, Kabupaten Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) memboyong 14 anak perusahaan grup untuk mengunjungi Kabupaten Tegal melihat hasil program pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM), Rabu (10/10/2018) ini.

Ketua Pengurus YDBA, Henry C. Widjaja menuturkan, kunjungan ini merupakan agenda untuk melihat hasil pembinaan terhadap para pelaku IKM Tegal yang telah berlangsung selama empat tahun.

Dia menyebutkan, ada 14 lokasi yang menjadi bidikan YDBA untuk mengembangkan IKM di setiap daerahnya menjadi sektor unggulan, termasuk satu di antaranya wilayah Kabupaten Tegal.

YDBA mengunjungi salah satu pabrik pembuatan komponen manufaktur otomotif kendaraan bermotor di Bengle, Talang, Kabupaten Tegal, Rabu 10 Oktober 2018
YDBA mengunjungi salah satu pabrik pembuatan komponen manufaktur otomotif kendaraan bermotor di Bengle, Talang, Kabupaten Tegal, Rabu 10 Oktober 2018 (tribunjateng/akhtur gumilang)

Henry mengatakan, kini ada sebanyak 20 IKM di Kabupaten Tegal masuk menjadi sektor sehingga secara manajerial dinilai sudah mulai mapan.

Di antara 20 IKM yang tergolong masuk sektor unggulan itu, Henry bersama jajaran pengurus YDBA lainnya mendatangi tiga pelaku usaha industri olah logam pembuatan manufaktur komponen onderdil kendaraan bermotor.

Satu di antaranya, PT FNF Metalindo Utama merupakan perusahaan swasta nasional yang menjadi pioner dalam program sektor unggulan melalui YDBA di wilayah Tegal.

"Empat tahun YDBA melakukan uji coba. Untuk wilayah Tegal sendiri berkembang cukup pesat. Bahkan, ada 20 lebih IKM yang sudah tergolong masuk sektor unggulan. Ini yang sudah kerjasama," kata Henry kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/10/2018).

Lebih lanjut, dia juga menilai bahwa sebagian besar para pelaku IKM yang sudah masuk kategori sektor unggulan di Kabupaten Tegal adalah produk manufaktur komponen otomotif, baik roda dua maupun lebih.

Dari sisi sentra IKM, kata Henry, wilayah Kabupaten Tegal bisa dinilai lebih maju daripada daerah-daerah lain yang menjadi target pengembangan YDBA.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved