Adanya Jembatan Gantung, Empat Desa Akan Semakin Dekat dengan Kecamatan Kendal

Jembatan itu akan menghubungkan empat desa dari dua kecamatan tersebut dengan Kecamatan Patebon bagian timur dan kecamatan Kendal.

Adanya Jembatan Gantung, Empat Desa Akan Semakin Dekat dengan Kecamatan Kendal
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Pemasangan Tiang pancang pertama Jembatan Gantung yag melintang di kalibodri menghubungakan desa Wonosari dengan desa Pidodowetan dan desa KorowelangKulon 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Impian warga dua kecamatan yakni Patebon dan Cepiring untuk dapat memiliki Jembatan gantung yang melintang di atas Kalibodri akan segera terwujud.

Jembatan itu akan menghubungkan empat desa dari dua kecamatan tersebut dengan Kecamatan Patebon bagian timur dan kecamatan Kendal.

Khodijah, warga Wonosari Patebon menjelaskan bahwa hadirnya jembatan itu juga akan memudahkan para nelayan dari dua kecamatan itu untuk menjual hasil tangkapan lautnya ke Kecamatan Kendal. Pasalnya jembatan itu akan berdiri di belakang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) TanggulMalang, Korowelang Kulon.

"Para nelayan selepas melaut akan mengumpulkan ikan di TPI Tanggulmalang, Untuk menjual ke Kecamatan Kendal harus menyebrang sungai dengan melewati jembatan apung," uajrnya Kamis (11/10)

Khotijah menjelaskan selain itu akses para siswa dari kecamatan Cepiring untuk berangkat sekolah ke kecamatan patebon maupun Kendal lebih mudah dengan adanya jembatan gantung ini.

"Kalau saat banjir di sungai , jembatan apungnya ditutup sehingga harus memutar. namun jembatan gantung ini bisa dilewati kalau banjir dan gratis," terangnya.

Sukisno, Pelaksanan Proyek tersebut mengatakan bahwa lebar dari jembatan ini panjang total 220 meter, dan lebar 180 sentimeter. Nantinya jalan ini hanya digunakan untuk pejalan kaki, pengendara sepeda dan sepeda motor.

"Selesainya pada akhir Desember ini sehingga awal tahun depan sudah dapat digunakan," terangnya

Sementara itu Bupati Kendal Mirna Annisa dalam peresmian tiang pancang pertama jembatan gantung itu yakni pada Kamis (11/10) mengatakan bahwa jembatan ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat kemudian dialokasikan khusus untuk pembangunan jembatan gantung tersebut.

“Adanya pembangunan jembatan ini saya yakin dapat bermanfaat lebih banyak karena jalur ekonomi pasti akan lebih lancar” ujanya

Mirna mengatakan jembatan ini sepaket dengan pembangunan jembatan di desa Rejosari Ngampel. Total biaya yang dikeluarkan sebesar 10 miliar.

"Namun setelah jadi jembatan ini, para warga diharapkan untuk merawatnya. Jangan sampai dirusak," pungkasnya

Tags
Kendal
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved