Taman Herbal Bejo

Berawal dari Pembuatan Taman Herbal, Warga Gayamsari Semarang Tingkatkan Sektor Ekonomi

"Kalau pembeli menginginkan menggunakan pot kami jual hingga Rp 25.000," tambahnya.

Berawal dari Pembuatan Taman Herbal, Warga Gayamsari Semarang Tingkatkan Sektor Ekonomi
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Taman Herbal Bejo Kelurahan Pandean Lamper RT 05 RW 03 Kecamatan Gayamsari. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penilaian lomba Taman Herbal Bejo yang diadakan oleh PT Bintang Toedjoe telah memasuki hari terakhir.

Pada hari terakhir ini, lokasi kedua yang dikunjungi oleh tim juri yakni Taman Herbal Bejo Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/10/2018).

Taman Herbal Bejo Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, berlokasi di Jalan Kelinci 4 RT 5 RW 3 Kelurahan Pandean Lamper.

Tempat yang sempit tidak menjadi alasan bagi warga Pandean Lamper untuk menciptakan sebuah taman.

Meski hanya berada di tepi-tepi jalan, Taman Herbal Bejo Kelurahan Pandean Lamper memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Baca: Taman Herbal Bejo Barusari Dipupuk Pakai Kencing Kelinci

Pasalnya, warga Pandean Lamper mengutamakan pembibitan tanaman untuk diperjualbelikan.

Koordinator Taman Herbal Bejo Kelurahan Pandean Lamper, Slamet Mugihastiti, mengatakan, pihaknya telah menjual ribuan bibit kepada warga luar Pandean Lamper.

Bibit yang dijual berupa tanaman herbal dan sayuran.

"Yang sudah kami jual banyak, ada terong, cabai, empon-empon, insulin, jahe, dan kol. Kebanyakan yang beli dari instansi-instansi seperti sekolahan, anak-anak KKN, dan pemerintah. Mereka kalau beli sampai ratusan bibit," jelas Mugihastiti.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved