BREAKING NEWS: Pengendara Motor Tersambar Kereta di Kaliwungu Kendal

Rokhani nekat menerobos palang pelintasan kereta api karena dirinya tidak tahu bahwa akan ada dua kereta

BREAKING NEWS: Pengendara Motor Tersambar Kereta di Kaliwungu Kendal
dhian adi putranto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Akibat menerobos palang pintu perlintasan kereta api, seorang pengendara sepeda motor tersambar kereta barang di pintu perlintasan kereta api di desa Sarirejo, Kaliwungu Kendal pada Kamis (11/10) pukul 11.20.

Pengendara motor tersebut yakni Rokhani warga desa Sumberejo Kaliwungu.

Rokhani nekat menerobos palang pelintasan kereta api karena dirinya tidak tahu bahwa akan ada dua kereta yang akan melintas di perlintasan tersebut.

"Setelah kereta api pertama yang dari barat lewat, dirinya langsung nekat menerobos padahal masih ada kereta api lagi," ujar Rezki Widiarto, penjaga palang perlintasan

Rezki mengaku bahwa dirinya telah memperingatkan kepada para pengguna jalan sebanyak dua kali akan ada dua kereta api yang akan melintas dalam waktu yang berdekatan di perlintasan tersebut.

"Saat korban nekat melintas, saya pun membunyikan peluit bahwa kereta api yang kedua dari timur sudah sangat dekat, akhirnya korban pun tersambar kereta," terangnya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI DAOP IV, Suprapto membenarkan kejadian itu. Ia mengatakn bahwa setelah menabrak Kereta api barang yang bernomor loko CC2061338 itu sempat berhenti di stasiun Kalibodri Kecamatan Pegandon.

"Sesuai dengan SOP jika ada kejadian laka kereta, maka masinis akan berhenti Kereta di stasiun terdekat untuk membuat laporan kejadian sekaligus pengecekan terhadap kondisi kereta paska terjadi kecelakan, jika dinyatakan layak maka kereta akan melanjutkan perjalanan," terangnya

Pihaknya pun menghimbau agar para pengguna kendaraan agar bersabar menunggu kereta api selesai melintas dan palang pintu perlintasan kembali dibuka oleh penjaga palang pintu.

"Kami berharap agar pengguna jalan raya ketika melintas diperlintasan sebidang agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Sesuai dengan UU No: 22 tahun 2009 tentang lalu lintas jalan raya, penguna jalan raya ketika melintas di petlintasan sebidang, wajib berhenti dan memastikan tidak ada kereta api yang melintas, " pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved